Berita

Presiden Joko Widodo bersalaman dengan CEO Freeport-McMoRan Richard C. Adkerson/Net

Bisnis

Salamuddin Daeng: Freeport-McMoRan Masih Kontrol Tambang Emas Di Papua

SELASA, 01 JANUARI 2019 | 10:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah Indonesia boleh menepuk dada rasa bangga atas pembelian 51 persen saham PT Freeport Indonesia yang dilakukan PT Inalum (Persero).

Tetapi, memiliki 51 persen saham senilai 3,85 miliar dolar AS itu tidak membuat Indonesia menjadi pemain utama di Freeport Indonesia.

Freeport-McMoRan ternyata masih memegang kontrol di tambang emas di Papua.


Peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamuddin Daeng mengingatkan hal itu sesaat setelah pergantian tahun (Selasa, 1/1).  

Dia menguraikan apa saja yang sudah didapatkan Freeport-McMoRan dari proses divestasi saham yang diumumkan Presiden Joko Widodo di Istana, dua pekan lalu (Jumat, 21/12).

Pertama, Freeport-McMoRan masih memegang kontrol dan kendali atas tambang Papua meski Inalum telah melunasi 3,8 miliar doalr AS untuk 51 persen saham.

Kedua, Freeport mendapatkan kepastian perpanjangan ijin tambang dua kali 10 tahun.

Ketiga, Freeport mendapatkan perpanjangan waktu dalam membangun smelter dalam lima tahun. Ini jelas melanggar UU Minerba.

Keempat Freeport juga mendapatkan berbagai kelonggaran perpajakan.

Kontrol Freeport-McMoRan yang dominan di PT Freeport Indonesia dapat dilihat dari struktur direksi dan komisaris setelah pembelian saham dilakukan. Clayton Allen Wenas yang lebih dikenal dengan nana Tony Wenas ditunjuk sebagai Dirut PT Freeport Indonesia. Sementeara Presiden dan CEO Freeport-McMoRan Richard C. Adkerson menjadi Komisaris Utama atau Chairman.

Tony Wenas bukan nama asing di Freeport. Antara tahun 2001 sampai 2010 dia menduduki posisi Executive Vice President dan Direktur PT Freeport Indonesia.

Menyusul pengunduran diri Chappy Hakim dari posisi Dirut PT Freeport Indonesia pada di awal 2017, Tony Wenas yang saat itu adalah Direktur PT Riau Pulp and Paper (RAPP) kembali ke “kampung halaman”, dan ikut dalam negosiasi divestasi saham bersama tim Freeport.

“Dalam roadmap keterbukaan dewasa ini, sangat sulit untuk membuat kebohongan,” ujar Salamuddin Daeng.

Menutup pesan tahun barunya, Salamuudin berharap bangsa Indonesia mau berbenah, memperbaiki semua yang menyimpang dan kembali menjalankan amanah pendiri bangsa. [dem]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Cara Cek Status Eligible Magang Kemnaker 2026, Alasan Tidak Lolos Verifikasi

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:22

Prabowo Segera Luncurkan Motor Listrik Buatan Anak Bangsa

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:19

Panglima: TNI AD Sumbang 55 Persen Produksi Beras Nasional 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:53

Profil Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:26

Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:19

Halaqah Pra Muktamar NU Diawali Khataman Al-Qur'an dan Doa Bersama

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:17

Prabowo Putuskan Bangun Minimal 30 Pabrik Bioetanol di Indonesia

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:16

Jadwal Final dan Perebutan Posisi 3 Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Prancis Tantang Inggris

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:07

Pertamina Patra Niaga Bantah Isu Transporter Enggan Salurkan BBM di Sumut

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41

Pramono Buka Jalan Alumni PKM Berdakwah di Masjid Milik Pemprov DKI

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41

Selengkapnya