Berita

Foto: Net

Nusantara

Anak Buah Gubernur Anies Tutup Diskotek "Play A Sure"

SENIN, 31 DESEMBER 2018 | 11:41 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Tindakan tegas dilakukan anak buah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk memerangi narkoba. Kali ini sebuah diskotek yang kedapatan pengunjungnya memakai barang haram tersebut ditutup sementara.

Penutupan sementara itu menimpa diskotek Play A Sure di kawasan kompleks Duta Merlin, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Minggu (30/12) malam.

Dalih penutupan karena hasil razia gabungan jajaran Direktorat Resnarkoba Polda Metro Jaya bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, dan instansi terkait dimana ditemukan tujuh pengunjung terbukti konsumsi narkoba.


Kasi Ops Satpol PP DKI Jakarta, Harry Apriyanto mengatakam, merujuk pada Pergub Nomor 18 Tahun 2018, bahwa Satpol PP DKI bisa melakukan penutupan diskotek jika diduga melakukan pelanggaran.

"Usaha pariwisata Play A Sure di Jalan Gajah Mada kami lakukan penutupan sementara tempat usaha ini, terkait dengan ditemukannya narkoba semalam,” kata Harry dilansir RMOLJakarta, sesaat lalu (Senin, 31/12).

Manajemen Diskotek Play A Sure sempat keberatan dilakukan penutupan sementara, namun setelah mendapat penjelasan dari anggota Satpol PP sesuai aturan yang tertuang dalam Pergub Nomor 18 Tahun 2018 mereka pun menerima.

Di Pergub 18 tahun 2018 memungkinkan Satpol PP menghentikan usaha ini kalau memang terkait dengan pelanggaran narkoba. Jadi di Pergub itu untuk narkoba, judi dan prostitusi, tanpa melalui surat peringatan, bisa dilakukan penutupan,” ujar Harry.

Harry menambahkan, penutupan kali ini hanya bersifat sementara sambil menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) juga mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Harry belum bisa memastikan sampai kapan penutupan tersebut. Menurutnya, semua tergantung dari proses penyidikan yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Waktunya sangat bergantung dari hasil rilis dari Polda Metro Jaya. Kita lihat hasilnya seperti apa, saya nggak bisa tahu waktunya dan saya enggak bisa ngomong hasilnya,” demikian Harry. [jto]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya