Berita

Karopenmas Brigjen Dedi Prasetyo/Net

Hukum

Ada Indikasi Liga 1 Terjangkit Praktik Match Fixing

SENIN, 31 DESEMBER 2018 | 10:06 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Polisi menyebut ada indikasi dugaan match fixing atau pengaturan skor juga merambah kasta tertinggi liga Indonesia yakni liga 1.

"Tidak menutup kemungkinan (liga 1)," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, sesaat lalu (Senin, 31/12).
Kendati demikian, sejauh ini polisi masih melakukan penyidikan dugaan pengaturan skor ini pada kompetisi liga 2 dan 3. Dengan menagkap sejumlah petinggi PSSI dan memeriksa belasan saksi.

Sejauh ini ada empat tersangka yang sudah ditangkap polisi. Mereka adalah Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Ling En serta dua orang lain yaitu mantan Komisi Wasit, Priyanto dan anaknya, Anik.

Sejauh ini ada empat tersangka yang sudah ditangkap polisi. Mereka adalah Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Ling En serta dua orang lain yaitu mantan Komisi Wasit, Priyanto dan anaknya, Anik.

Dedi menegaskan dua kasta liga tersebut adalah menjadi pintu awal polisi dalam mengungkap lebih luas kasus mafia bola.

Sementara, polisi juga mendapat dukungan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam upaya pemberantasan mafia bola yang ada di Indonesia.

Dedi yakin, dengan dukungan tersebut maka usaha untuk memberantas mafia bola di Indonesia semakin menunjukkan titik terang.

"Ketua Umum PSSI (Edi Rahmayadi) sudah berkomitmen akan mendukung secara penuh Satgas ini untuk memberantas mafia pengaturan skor dan merusak persepakbolaan indonesia," demikian Dedi. [jto]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya