Berita

Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho/Net

Nusantara

Senangnya Sutopo Diwawancara New York Times

MINGGU, 30 DESEMBER 2018 | 21:51 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Media surat kabar mainstream di Amerika Serikat, New York Times memuat wawancara khusus Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho

Betapa senangnya Sutopo mendapat porsi khusus di halaman New York Times, dia pun mengaku tak menyangka kalau dirinya diwawancara khusus oleh media internasional terkenal tersebut.

Dalam keterangan tertulis Sutopo menceritakan bagaimana seorang pewarta New York Times, Richard C. Paddock, mendatanginya untuk wawancara khusus. Ditemani oleh seorang kontributor asal Indonesia dan fotografer, wawancara tersebut dilakukan.


“Tidak menyangka orang Boyolali, foto dan beritanya dimuat di New York Times. Pak Richard C. Paddock, wartawan New York Times jauh-jauh mereka datang ke Indonesia untuk menemui saya. Meminta wawancara khusus dan foto,” kata Sutopo, Minggu (30/12)

“Saya sendiri tidak menyangka wawancara dimuat pada The Saturday Profile New York Times Jumat (28/12). Biasanya yang dimuat di situ adalah orang atau tokoh yang kaliber super top,” sambung Sutopo.

Ia mengaku penasaran hal apa yang akhirnya membuat media Internasional yang berbasis di Amerika Serikat ini tertarik terhadapnya, hingga akhirnya menerbitkan artikel berjudul “Helping Indonesia Through a ‘Year of Disaster’ While Facing His Own”. Atas pertanyaan tersebut, ia pun menanyakan hal itu kepada Paddock.

“Saat saya tanya, ‘Apa yang menarik dari saya sehingga Pak Paddock datang ke sini?’. Dia mengatakan, ‘Apa yang kamu lakukan sangat menarik diberitakan. Dari sisi kemanusiaan sangat menarik. Indonesia ditimpa banyak bencana yang menimbulkan ribuan korban jiwa. Di saat bersamaan, Pak Topo yang sakit kanker paru stadium 4b. Sakit kritis yang pasti menyakitkan. Tapi terus menerus memberikan informasi bencana tanpa menyerah dan mengenal lelah. Ini sangat menginspirasi. Media internasional juga banyak memberitakanmu. Merujuk semua informasimu. Penjelasan yang kamu berikan cepat, akurat dan menenangkan banyak pihak’,” ucap Sutopo mengulang percakapan keduanya saat itu.

Paddock memuji kecepatan Sutopo dalam membagikan informasi terhangat dan terakurat kepada masyarakat Indonesia. Terlebih di tengah perjuangan dirinya dalam menghadapi penyakit Kanker Paru-paru stadium 4b yang tengah dideritanya.

“Umumnya survivor kanker, apalagi sudah level kritis, dia banyak di rumah atau di rumah sakit. Tapi kamu masih bekerja melayani media dan publik. Saya follower Twitter kamu. Sangat cepat sekali kamu memberikan informasi bencana. Di USA tidak secepat itu. Media sulit mendapatkan data dan informasi yang cepat saat ada bencana di Amerika. Twitter kamu juga ada sering memuat hal-hal yang lucu dan tentang kehidupan, kesehatan, hoax, dan lainnya. Kita orang Amerika banyak yang simpati, respek dan memberikan apresiasi apa yang Pak Topo lakukan. Itulah alasan saya datang ke sini’,” lanjutnya menirukan ucapan Paddock.

Menurut Sutopo, apa yang dilakukannya selama ini merupakan bagian pekerjaannya. Sehingga ia tidak berpikir hal tersebu sebagai sesuatu yang luar biasa. Meski begitu ia mengaku tetap bangga dan tak menyangka atas apa yang didapatkannya ini.

“Sesungguhnya apa yang saya lakukan ini adalah biasa. Sebagai jubir BNPB, saya harus terus menerus informasi bencana kepada media. Bencana tidak mengenal waktu kapan kejadiannya, saya pun juga harus begitu,” demikian Sutopo. [jto]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya