Berita

Jubir KPK Febri Diansyah/RMOL

Hukum

KPK Dalami Penyelewengan Proyek Air Minum Di Kementerian PUPR

SABTU, 29 DESEMBER 2018 | 01:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi Pemberantasan Korupsi belum mau membeberkan proyek air minum yang menjadi ikhwal operasi tangkap tangan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dikabarkan, OTT terkait pembangunan infrastruktur pengadaan air minum tanggap bencana di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

"Saya belum bisa konfirmasi secara spesifik apakah termasuk proyek di Donggala atau Palu," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jumat malam (28/12).


Dia menyebut, terdapat banyak proyek air minum yang dikerjakan Kementerian PUPR saat ini. Sehingga, penyidik butuh waktu untuk mendalami proyek di mana saja.

Menurut Febri, penyelewengan proyek bukan kali pertama terjadi di Kementerian PUPR. Untuk itu, penyidik akan memaksimalkan waktu pemeriksaan awal 24 jam sebelum menetapkan status hukum.

"Kami menduga ini bukan transaksi pertama terkait fee proyek air minum yang dikelola Kementerian PUPR," ujarnya.

Tim KPK sendiri mengamankan 20 orang dari OTT di Kementerian PUPR. Terdiri dari unsur pejabat dan PPK sejumlah proyek yang dikelola kementerian.

Selain itu, disita barang bukti uang tunai senilai Rp 500 juta dan SGD 25.000 dolar. Serta satu kardus uang yang sedang dihitung jumlahnya. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya