Berita

Said Didu/Net

Politik

Demokrat: Alasan Pemecatan Said Didu Harus Karena Kinerjanya, Bukan Beda Pandangan Politik

JUMAT, 28 DESEMBER 2018 | 21:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemecatan Said Didu dari jabatan Komisaris PT Bukit Asam dinilai kurang tepat. Pasalnya pemecatan tidak dilakukan karena kinerjanya di perusahaan plat merah itu.  

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen mengatakan walaupun direksi BUMN tersebut memiliki hak, pemecatan tersebut tak tepat.

"Ya, walaupun itu hak pemegang saham dalam suatu direksi BUMN ya Said Didu cs dipecat. Tapi, alasannya harus karena kinerjanya," kata Ferdinand kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, di Jakarta, Jumat (28/12).


Menurut Ferdinand, jika alasan pemecatan dalam sebuah perusahaan bukan karena kinerjanya yang dipersoalkan maka tidak ada iklim demokrasi dalam perusahaan tersebut.

"Tidak boleh karena tak sejalan dan perbedaan politik pemecatannya. Kalau begitu, BUMN sebagai kaki tangan pemerintah tidak siap berdemokrasi," tandasnya.
    
Said Didu dicopot sekitar lima menit sebelum Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Walaupun demikian, Said Didu mengaku menerima pemecatan tersebut.

"Tapi bagi saya ini biasa saja, Saya sudah 14 kali diberhentikan atau mundur atau berhenti dalam jabatan. Kemerdekaan dan integritas jauh lebih berharga dari sekadar jabatan," katanya.

Berkembang dugaan, pemberhentian Said Didu dari perusahaan plat merah ini terkait dengan sikap kritisnya pada berbagai hal, termasuk divestasi PT Freeport Indonesia. [lov]
 

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya