Berita

Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho/RMOL

Nusantara

BNPB Akui Minimnya Aspek Peringatan Dini Bencana

RABU, 26 DESEMBER 2018 | 22:22 WIB | LAPORAN:

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika hanya memiliki 52 unit sirine penanda tsunami, sedangkan kebutuhan untuk seluruh Indonesia setidaknya 1000 unit.

Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, untuk digital video broadcast dibutuhkan sebanyak 553 unit namun yang saat ini hanya 261. Termasuk alat seismograf atau sensor getaran, auksanometer dan lainnya.

"Begitu pun sarana untuk evakuasi. Ini kan hanya memberikan peringatan, BNPB menyampaikan. Setelah masyarakat mendengar informasi mau lari ke mana, tidak ada rambu-rambu kebutuhan seperti ini. Jalan evakuasi masih banyak kekurangan-kekurangan," jelasnya di Kantor BNPB, Jalan Pramuka Raya, Jakarta, Rabu (26/12).


Sutopo mengakui jika masih banyak hal yang harus disempurnakan, khususnya infrastruktur pendukung Indonesia early warning system.

"Tetapi yang paling berat adalah aspek kultural. Jadi bagaimana peringatan tadi, bagaimana ancaman tsunami itu menjadi budaya bagi masyarakat Indonesia," katanya.

Dia menambahkan, semua pihak harus bercermin atas kejadian tsunami Selat Sunda. Di mana, telah menerjang tempat-tempat yang sangat strategis.

"Industri strategis ada di sana menjadi kawasan industri, menjadi daerah pengembangan kawasan ekonomi khusus dan sebagainya. Namun kalau kita lihat mitigasinya masih kurang, tata ruang juga demikian," demikian Sutopo. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya