Berita

Nusantara

Selama 2018, Banyak PHK Tenaga Kerja RS Akibat Ulah BPJS Kesehatan

RABU, 26 DESEMBER 2018 | 11:14 WIB | LAPORAN:

. Penyelenggaraan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan selama tahun 2018 sudah mengakibatkan banyak tenaga kerja di-PHK (pemutusan hubungan kerja).

Ketua Umum Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi (FSP FARKES Reformasi), Idris Idham mengungkapkan, PHK itu disebabkan oleh BPJS Kesehatan yang melakukan pembayaran ke rumah sakit dengan menggunakan sistem INA-CBGs.

"Pasien yang harusnya biaya pengobatannya Rp. 5 juta, dengan INA-CBGs bayarnya Rp. 3 juta, maka biaya berobat pasien dibayar Rp 3 juta. Kalau di rumah sakit yang keuangannya terganggu, bisa mengakibatkan pengurangan tenaga kerja," jelasnya dalam konferensi pers di Hotel Mega Proklamasi Jakarta Pusat, Rabu (26/12).


Tidak hanya itu, menurut dia, akibat kebijakan BPJS Kesehatan yang menghentikan penjaminan sebagian jenis obat-obatan juga sudah mengakibatkan PHK terhadap para pekerja farmasi.

"Ini berimbas ke Farmasi, obat yang dipakai dikurangi mengakibatkan banyak pegawai yang di PHK," sesalnya tanpa mengurai berapa jumlah pekerja yang sudah diPHK. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya