Berita

Ali Shahab/IST

Nusantara

Ali Shahab Wafat Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit

RABU, 26 DESEMBER 2018 | 00:08 WIB | OLEH: ILHAM BINTANG

SUTRADA kondang Ali Shahab wafat dalam perjalanan ke RS 128 Kramat, jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (25/12) pukul 15.15 WIB.

Puteri tunggal almarhum, Sophia Saphira menceritakan itu Selasa malam, di rumah duka, jalan Kembar V, Kwitang.

Di rumah duka, tampak beberapa kerabat dan sahabat almarhum dari komunitas film dan teater datang melayat. Antaranya produser Zairin Zain dan aktor El Manik, Septian Dwi Cahyo, untuk menyebut beberapa nama.


Menurut rencana jenazah almarhum akan dikebumikan Rabu (26/12) siang, lepas dzuhur di TPU Kemuning, Pasar Minggu.

Sesak Nafas


Menurut Sophia, sore itu Ali Shahab mendadak mendapat serangan sesak nafas. Itu terjadi sesaat setelah keluar dari kamar mandi. Biasanya, setelah mandi sore, Ali Shahab bersiap untuk salat Ashar di mesjid yang berada persis di seberang rumahnya. 


"Abah masih handukan ketika mendapat serangan sesak nafas. Saya langsung dudukkan di kursi. Kemudian saya semprotkan obat sesak nafasnya. Tapi tidak mempan. Ibu kemudian menelpon ambulance untuk segera bawa Abah ke RS. Tapi, baru tiba di halaman RS, suster yang ikut ambulance bilang Abah sudah tiada,” cerita Sofie panggilan akrab Sophia, sarjana lulusan Fakultas Film dan Televisi, IKJ tersebut. Ia ikut mengantarkan ayahnya ke RS.

Ali Shahab dan isterinya, Hj Muzenah, serta Sofie memang hanya tinggal bertiga di rumah itu.

“Jadi kami masuk RS tadi itu untuk memastikan saja secara medis Abah sudah wafat,” sambungnya.

Sofie mengaku tidak punya firasat apa-apa terkait kepergian ayahnya secara mendadak. Meskipun Ali Shahab sejak lama mengidap ashma, namun penyakitnya itu bisa teratasi selama ini.

Ali Shahab, cerita Sofie, hari itu tampak sehat seperti biasanya. Seharian mereka di rumah menikmati hari libur. Makan bersama. Waktu Abahnya mandi, Sofie nonton video di ruang keluarga.

“Jadi benar-benar kejadiannya sekejap itu saja. Mohon doanya. Mohon maafkan Abah,” pinta Sofie, dan ibunya.

Ali Shahab wafat dalam usia 77 tahun (lahir di Jakarta, 22 September 1941). Meninggalkan seorang isteri dan seorang anak, serta segudang karya. Mulai dari novel, naskah teater, puluhan film dan sinetron. Karya filmnya yang paling terkenal “Beranak Dalam Kubur” dan “Bumi Makin Panas” yang keduanya dibintangi artis legendaris Suzanna. Sedangkan sinetronnya yang monumental, antaranya “Rumah Masa Depan” dan “Nyai Dasima”.

Ia mengawali karir sebagai wartawan, sastrawan, dan dramawan.

Mendirikan sanggar Teater September kemudian membangu perusahaan film/production house “September Production” yang amat produktif di tahun 89-90 an. Sebagian besar filmnya dibintangi Suzanna.

Ali Shahab sangat berjasa dalam dunia sastra, teater, film, dan sinetron. Seorang yang multi talenta. Ali termasuk pelopor teater modern, industri film, dan sinetron. 
Dunia kesenian Indonesia kehilangan salah seorang puteranya yang terbaik. [***]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya