Berita

Nusantara

Pendidikan Tanggap Bencana Lebih Penting Ketimbang Andalkan Pendeteksi Dini

SELASA, 25 DESEMBER 2018 | 21:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasca peristiwa tsunami di Selat Sunda pemerintah mesti melakukan edukasi tanggap bencana di daerah-daerah rawan tsunami.

Hal itu sebagai suatu upaya krusial dalam menghadapi bencana untuk meminimalisir jumlah korban.

"Yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah melakukan pelatihan dan edukasi saat bencana datang," kata Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean saat dihubungi, Selasa (25/12).


Menurutnya, masalah utama dalam menghadapi bencana alam bukan pada tidak adanya alat pendeteksi tsunami seperti kebanyakan orang menyesalkan.

"Meski itu membantu tapi bukan itu poin utama masalah," ujar Ferdinand.

Dia mencontohkan, peringatan dini berbunyi sekitar lima menit pasca terjadinya gempa, sementara gelombang tsunami dalam tempo 10 menit bisa menyentuh bibir pantai.

"Lantas seperti apa persiapan yang bisa dilakukan rakyat untuk menghindar hanya sedikit waktu. Jadi bukan itu masalah utananya," jelas Ferdinand. [wah]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya