Berita

Abdul Aziz di posko pengungsian di Pandeglang/KNPI

Nusantara

Ketum KNPI Dengar Keluhan Pengungsi Di Pandeglang

SELASA, 25 DESEMBER 2018 | 15:43 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia, Abdul Aziz menemui korban bencana tsunami Selat Sunda di dua posko pengungsian yang berada di Pendegelang, Banten.

Posko pengungsian korban pertama yang disambangi Aziz bersama rombongannya adalah posko di PGRI. Di Posko ini Aziz mengobrol dan mendapat banyak keluhan dari korban perihal kebutuhan mereka.

Sementara posko pengungsian korban kedua yang disambangi Aziz  terletak di Kecamatan Angsana, Kebupaten Pandegelang. Di Posko ini Aziz juga mendapat banyak keluh kesah dari pengungsi. 


Menurut Aziz, pengungsi korban tsunami yang berada di dua posko tersebut mencapai sekitar 1.500 orang.

Aziz juga menyerahkan bantuan yang diangkut tiga truk kepada para korban tsunami di dua pengungsian tersebut.

"Isinya makanan siap saji, bahan pokok berupa biskuit, selimut, baju layak pakai, dan pampers untuk bayi," ujar Aziz kepada wartawan, Selasa (25/12).

Selain di Pandegelang, Aziz juga menyatakan bahwa bantuan serupa juga disalurkan untuk para korban tsunami di Lampung Selatan.

"Sama dengan Pandegelang, ke Lampung juga kita kirim tiga truk atas amanah dari Ketua Umum Bapera (Barisan Pemuda Nusantara) Ketum Fahd A Rafiq. Ini bukti wujud bukti peduli pengurus DPP KNPI dan Bapera untuk ikut membantu meringankan beban korban musibah tsunami," jelas Aziz.

Ia pun mengajak semua elemen pemuda dan masyarakat Indonesia untuk ikut meringankan beban para korban tsunami baik di Banten maupun di Lampung Selatan.

"Karena mereka tengah kesusahan. Makanya kami mengajak seluruh elemen membantu mereka para korban tsunami ini," ucap Aziz.

Ketua DPD KNPI I Banten dan DPD II Pandeglang turu membantu distribusi bantuan tersebut kepada para pengungsi.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya