Berita

Nusantara

Generasi Muda Harus Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

SELASA, 25 DESEMBER 2018 | 13:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Yayasan Wasiat Tabah Jakarta menggelar Pelatihan Wirausaha Muda To Be Miliarder dengan sasaran anak muda. Mereka ada yang sudah memulai berbisnis, merintis, maupun yang baru berniat menjalankan usahanya.

Pelatihan bertajuk "Mengembangkan Jiwa Wirausaha Pemuda dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0" ini digelar di Hotel Cosmo Amaroossa, Cilandak, Jakarta Selatan pada 23 hingga 25 Desember. Acara tersebut bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Kepala Bidang Organisasi Kepemudaan Kemenpora Abdullah Mas'ud mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan banyak miliarder dari kalangan generasi muda. Dia berharap para generasi muda tidak hanya berpangku tangan dan menuntut negara menyediakan lapangan pekerjaan.


"Generasi muda dengan semangat dan kemauannya yang tinggi diyakini dapat hidup mandiri, bahkan mampu membantu negara dalam menciptakan lapangan pekerjaan," ujar Mas'ud di sela acara pelatihan.

Hal yang sama juga disampaikan Pembina Wasiat Jakarta Moh Nur Huda. Diselenggarakannya pelatihan ini diharapkan dapat melahirkan wirausahawan muda yang mampu menciptakan dan mengembangkan peluang usaha. Tujuan akhirnya akan menjadi pengusaha-pengusaha sukses dan mandiri.

"Diharapkan anak-anak muda dapat menjawab tantangan revolusi industri 4.0 dengan semangat berkarya dan berinovasi," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Wasiat Tabah Jakarta Ahmad Nidhomuddin mengungkapkan, pelatihan tersebut menghadirkan banyak narasumber andal di bidang enterpreneurship.

Mereka adalah pelaku usaha yang sudah sukses menjalankan usahanya, antara lain trainer dan motivator muda Coach Abay, pengusaha muda founder Soto Cak Bukhin yang juga pengurus DPP JAPNAS (Jaringan Pengusaha Nasional) Masbukhin Pradana, pakar internet marketing Dimas Gema Prayoga, juga kami hadirkan perwakilan dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Selatan.

"Tak hanya narasumber yang berkompeten saja, tapi kita juga memberikan informasi akses pendanaan bagi wirausahawan yang ada di instansi pemerintahan maupun swasta," ucap Nidhom.

Melalui kegiatan ini, Nidhom berharap para pemuda siap menghadapi revolusi industri yang terus bergulir. Apalagi saat ini sedang berlangsung revolusi industri 4.0.

"Terselenggaranya acara ini diharapkan para pemuda selalu mendapatkan inspirasi baru dalam mengembangkan peluang usaha, misalnya di bidang internet marketing," ujar mahasiswa UIN Jakarta tersebut.

Yayasan Wasiat Tabah Jakarta adalah lembaga nirlaba yang konsen di bidang kajian dan pengembangan kepemudaan. Kegiatan yang dilakukan seperti diskusi rutin, penelitian, pelatihan kepemimpinan pemuda, pengembangan kewirausahaan, pelatihan life mapping dan kegiatan keagamaan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan seperti membaca tahlil, ratiban, dan istigasah rutin mingguan. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya