Berita

Mahfud Md dan Rizal Ramli/Net

Politik

Dirut PT Inalum Bungkam Tompi Yang Sok Gonggongi Rizal Ramli

MINGGU, 23 DESEMBER 2018 | 14:23 WIB | OLEH: ADE MULYANA

Ini masih soal dialog via twit antara dua mantan menteri di era Abdurrahman Wahid atau Gus Dur terkait pembayaran 51 persen saham PT Freeport Indonesia oleh PT Inalum.

Kedua mantan menteri itu adalah Rizal Ramli dan Mahfud MD. Pada masanya, Rizal dipercaya Gus Dur menduduki sejumlah posisi, mulai dari Kepala Bulog, Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan. Selain itu, Rizal Ramli juga mendapat penugasan lain untuk membenahi sejumlah persoalan.

Adapun Mahfud MD sejak awal dipercaya Gus Dur sebagai Menteri Pertahanan. Keduanya sama-sama meninggalkan istana setelah Gus Dur digulingkan pada Juli 2001.


Dialog kedua sahabat itu di Twitter berlangsung dengan hangat.

Rizal mengingatkan, bahwa dirinya pernah ditugaskan Gus Dur untuk bernegosiasi dengan CEO Freeport McMorran James Moffet yang mengakui bahwa perpanjangan kontrak karya tahun 1991 cacat karena ada penyuapan terhadap seorang menteri.

Adapun Mahfud MD mengatakan, persoalan Freeport bahkan tidak mudah bahkan saat Rizal Ramli menjadi menteri keuangan. Mahfud bertanya, mengapa Rizal Ramli tidak bisa menyelesaikan masalah ini saat menjadi Menteri Keuangan.

Rizal Ramli menjawab pertanyaan itu, dan mengingatkan bahwa tiga bulan setelah Moffett bersedia membayar ganti rugi dan melaksanakan kewajiban lainnya, Gus Dur digulingkan dari kekuasaan.

Mahfud menjawab dengan baik dan mengajak Rizal Ramli makan siang atau makan malam pekan depan.

Nah, di sinilah Tompi, seorang dokter yang juga dikenal sebagai musisi, menyela pembicaraan.

"Simple pak, kalau bagus dan benar kerjanya ya gak dipecat. Memang kasihan yang hidup dalam dendam. Ngebenarin gak mampu, ngerecoki iya," twit Tompi lewat akunnya @dr_tompi.

Rizal Ramli tidak terpancing. Namun pembelaan datang dari berbagai kalangan yang mengenal sepak terjangnya.

Termasuk datang dari Dirut PT Inalum, Budi Gunadi Sadikin.

"Saya kenal pribadi Bang @RamliRizal sebagai intelektual yang berani. Bila berbeda pendapat cara terbaik adalag bertemu langsung dan berdiskusi. Benar, beliau bersikeras. Salah, beliau mengakui," twit Budi lewat akunnya @BudiGSadikin. [dem]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya