Berita

Nusantara

PLN Sambung Listrik Gratis Di Daerah 3T Maluku

SABTU, 22 DESEMBER 2018 | 09:57 WIB | LAPORAN:

. Sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial PLN dalam menghadirkan listrik bagi kehidupan masyarakat serta salah satu bagian dari langkah nyata BUMN Hadir Untuk Negeri, melalui program PLN Peduli (CSR PLN) memberikan program bantuan penyalaan listrik gratis untuk 1.000 rumah yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Provinsi Maluku.

1.000 rumah tersebut tersebar di 6 kabupaten yang berada di Provinsi Maluku, antara lain Kabupaten Seram Bagian Barat sebanyak 60 pelanggan, Kabupaten Seram Bagian Timur sebanyak 200 pelanggan, Kabupaten Buru Selatan sebanyak 590 pelanggan, Kabupaten Kepulauan Aru sebanyak 18 pelanggan, Kabupaten Maluku Tenggara 19 pelanggan dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat 113 pelanggan.

Penyalaan listrik gratis bagi 1000 rumah di daerah 3T di Maluku tersebut secara simbolis dilaksanakan pada kegiatan Sinergi BUMN di Ambon pada Sabtu (22/12) yang dihadiri oleh Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro dan Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra.


"Terus semangat dan juga kepada millenials PLN agar terus berbuatlah yang terbaik buat rakyat. Kini anda telah diakui berbuat yang terbaik untuk rakyat. Tingkatkan terus. Semangat menerangi negeri," ujar Hambra.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (PLN MMU) Djoko Dwijatno mengatakan bahwa ditargetkan seluruh 1.000 rumah tersebut dapat seluruhnya dialiri listrik pada minggu ke-2 Januari 2019 mendatang.

"Kami berharap dengan hadirnya listrik dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat, khususnya bagi mereka yang berada di daerah 3T. Kini warga dapat menikmati penerangan di rumahnya hingga memanfaatkan listrik tersebut untuk keperluan lainnya," tutup Djoko. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya