Berita

Ilustrasi serangan di Suriah/Net

Dunia

ISIS Belum Dihapuskan Dari Peta, Perancis Pertahankan Pasukan Di Suriah

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 | 19:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perancis tidak akan mengkuti jejak Amerika Serikat untuk menarik pasukannya dari Suriah saat ini.

Pasalnya, pemerintah Perancis menganggap bahwa kelompok militan ISIS masih belum sepenuhnya musnah dari tanah Suriah. Hal itu jelas memberikan ancaman keamanan bagi Perancis.

"Untuk saat ini, tentu saja kami tinggal di Suriah karena perang melawan ISIS sangat penting," kata Menteri Eropa Nathalie Loiseau seperti dimuat Reuters (Kamis, 20/12).


"ISIS belum dihapus dari peta dan tidak berakar. Kantung terakhir dari organisasi teroris ini harus dikalahkan secara militer sekali dan untuk selamanya," tegasnya.

Perancis sendiri merupakan anggota terkemuka koalisi pimpinan Amerika Serikat yang memerangi militan di Suriah dan Irak. Perancis menempatkan sekitar 1.000 tentara termasuk pasukan khusus yang berbasis di utara negara itu, yang dikerahkan bersama pasukan Kurdi.

Keputusan Amerika Serikat pada Rabu (19/12) untuk menarik semua tentaranya yang berjujmlah sekitar 2.000 orang dari Suriah telah membuaty Perancis terkejut. Amerika Serikat menilai bahwa penarikan pasukan itu dilakukan karena ISIS telah dikalahkan.

Perancis merupakan negara sangat sensitif terhadap ancaman ISIS setelah beberapa serangan besar terjadi di negara tersebut selmaa beberapa tahun terakhir. [mel]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya