Berita

Aksi Kubur Diri/Ner

Nusantara

Buruh Sopir Tangki Pertamina Kembali Gelar Aksi Kubur Diri

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 | 13:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ratusan buruh awak mobil tangki Pertamina yang tergabung dalam Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/12).

Kamis pagi, ratusan sopir tengki Pertamina aksi jalan kaki dari Depo Pertamina Plumpang menuju kantor Kementerian BUMN.

Sesampai di kementerian yang dipimpin Menteri Rini Soemarno itu, sama seperti kemarin, mereka melakukan aksi kubur diri.


Aksi ini sebagai simbol telah matinya keadilan di lingkungan buruh khususnya di perusahaan BUMN Pertamina Patra Niaga.

Pasalnya, upah lembur 1.095 buruh belum dibayarkan semenjak mereka bekerja, ditambah lagi setelah ada ketetapan upah lembur dari Kementerian Ketenagakerjaan. Malah, mereka di-PHK sepihak tanpa dibayarkan upah lemburnya, dan PHK mereka hanya lewat SMS.

Upaya-upaya yang sudah mereka lakukan di Kementerian BUMN selaku kementerian yang bertanggung jawab terhadap perusahaan BUMN ini pun belum membuahkan hasil, bahkan terkesan ada pembiaran dari pihak kementrian itu sendiri.

Dalam aksi hari ini dan kemarin, SP-AMT menyuarakan empat tuntutan: Pertama, bayarkan upah lembur yang belum dibayarkan sesuai nota sudinaker dan Kementerian Ketenagakerjaan dan upah proses selama di-PHK. Kedua, pekerjakan kembali 1.095 AMT yang di-PHK massal dan secara sepihak.

Ketiga, angkat kami sebagai karyawan tetap di PT. Pertamina Patra Niaga dan PT. Elnusa Petrofin, sesuai dengan nota sudinaker yang sudah disahkan oleh pengadilan; dan keempat, bayarkan hak pensiun bagi pekerja yang lanjut usia sesuai perundang undangan yang berlaku. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya