Berita

Komisioner KPAI Retno Listyarti/Net

Nusantara

KPAI Minta Korban Kebrutalan Bahar Bin Smith Direhabilitasi

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 20:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kekerasan atas nama apapun dan terhadap siapapun tidak dapat dibenarkan.

Terlebih, kekerasan menimpa dua anak di bawah umur yang dilakukan pendakwah Bahar bin Ali bin Smith.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia mendorong para korban Bahar mendapatkan rehabilitasi secepatnya. 


"KPAI mendorong anak korban wajib mendapatkan rehabilitasi medis dari dinas kesehatan dan rehabilitasi psikologis dari dinas PPA/P2TP2A setempat," ujar Komisioner KPAI Retno Listyarti kepada wartawan, Rabu (19/12).

KPAI akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk upaya pemulihan korban kekerasan Bahar.

"KPAI akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk anak korban mendapatkan hak-haknya. Terutama rehabilitasi medis dan psikis," tambah Retno.

Penganiayaan brutal menimpa dua anak Muhammad Khoerul Umam Al Mudzaki (Zaqi) dan Cahya Abdul Jabbar bin Imam Santosa (Jabbar) oleh pendiri Majelis Pembela Rosulullah Bahar bin Smith pada 1 Desember lalu. 

Mereka dijemput dari kediaman masing-masing ke Ponpes Tajul Alawiyyin milik Bahar bin Smith di Pabuaran, Kecamatan Kemang, Bogor, Jawa Barat. Di area ponpes mereka dianiaya secara brutal oleh Bahar bin Smith dan beberapa santri.
 
Dalam kasus ini, Bahar bin Smith dan lima orang lainnya sudah ditahan oleh Polda Jawa Barat.

Mereka dijerat dengan pasal 170 KUHP dan pasal 351 KUHP dan pasal 333 KUHP dan pasal 55 ayat 1 KUHP dan pasal 80 UU 35/2014 tentang perubahan atas UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak. [wah]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya