Berita

Haris Pertama/Net

Nusantara

Persatuan Pemuda Dibutuhkan Untuk Mengisi Pembangunan

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 20:03 WIB | LAPORAN:

Kandidat ketua umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama berjanji akan menyatukan dualisme kepengurusan jika terpilih dalam kongres yang digelar di Bogor pada 19-21 Desember ini.

Menurutnya, dualisme dalam tubuh KNPI merupakan sebuah masalah yang mudah diselesaikan jika komunikasi terjalin dengan baik. Haris berjanji dirinya segera membangun komunikasi dengan semua organisasi kepemudaan (OKP) yang terhimpun dalam KNPI sehingga persatuan dapat tercipta.

"Semangat kebersaman dan persatuan dalam diri pemuda akan meningkatkan daya saing pemuda Indonesia, baik di dalam negeri maupun kiprahnya di dunia internasional," jelasnya, Rabu (19/12).


Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang mendapat dukungan dari mayoritas DPD dan OKP itu menyampaikan bahwa pemuda Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan besar. Mulai dari serbuan tenaga kerja asing, radikaslime hingga narkoba yang membuat pemuda harus berjuang keras untuk keluar dari tekanan dan kembali mendapatkan perannya dalam proses pembangunan.

Lanjut Haris, program pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintahan Joko Widodo saat ini dapat menjadi ajang pembuktian kemampuan pemuda Indonesia dalam berperan aktif sebagai salah satu motor pembangunan. Untuk itu, dia berharap semua OKP di Indonesia bergabung dalam KNPI untuk bersatu dan mengambil peran dalam pembangunan.

"KNPI akan menyiapkan bekal kepada pemuda Indonesia untuk mampu bersaing dalam tantangan global. Sehingga pemuda dapat mengambil peran lebih banyak dalam proses pembangunan yang sedang dijalankan oleh pemerintah," paparnya.

Haris pun mengajak seluruh OKP di Indonesia bergabung dalam perahu KNPI untuk mengambil peran lebih jauh dalam proses pembangunan. Dia juga meyakini seluruh OKP di Indonesia yang tergabung dalam KNPI dapat berkiprah lebih besar.

"Kita bisa dengan mudah lewati tantangan global jika pemuda dapat bersatu," imbuh Haris. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya