Berita

Putin/Net

Dunia

Putin: Jika AS Keluar Dari Perjanjian Senjata, Rusia Mudah Kembangkan Senjata Baru

SELASA, 18 DESEMBER 2018 | 23:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia dapat dengan mudah menanggapi penarikan diri Amerika Serikat dari perjanjian senjata Intermediate-Range Nuclear Forces (INF), dengan mengembangkan jenis-jenis baru rudal berbasis darat.

Begitu kata Presiden Rusia Vladimir Putin awal pekan ini. Dia memperingatkan bahwa keputusan Washington untuk menarik diri dari perjanjian itu adalah satu langkah menuju perlombaan senjata.

Putin menegaskan kembali bahwa Moskow tidak melanggar perjanjian INF. Namun jika Amerika Serikat menarik diri dari perjanjian itu, maka Rusia akan dibiarkan tanpa pilihan selain untuk bereaksi sesuai untuk mempertahankan diri.


"Seperti yang Anda ketahui, kami memiliki sistem laut dan udara (rudal) dan tidak akan ada kesulitan untuk melakukan penelitian dan pengembangan dan menjadikannya berbasis darat jika diperlukan," kata Putin dalam sebuah konferensi Kementerian Pertahanan pada hari Selasa (18/12).

Dia menambahkan bahwa keberhasilan Rusia dalam mengembangkan rudal yang diluncurkan ke laut dan udara menjadi sumber keprihatinan bagi pihak lain yang mendorong mereka untuk melemahkan perjanjian itu.

Dalam kesempatan yang sama, seperti dimuat Russia Today, Putin juga memuji rudal jelajah Kalibr terbaru Rusia yang melihat aksi melawan teroris di Suriah.

Selama beberapa bulan terakhir, Washington telah berulang kali menuduh Rusia melanggar INF. Moskow membantah tuduhan-tuduhan tersebut dan menilainya sebagai tuduhan yang tidak berdasar.

Namun, Putin mengatakan, Amerika Serikat melanggar INF secara langsung, karena secara aktif membangun fasilitas Aegis Ashore di Rumania dan Polandia. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya