Berita

Febri Diansyah/Net

Hukum

Dalami Kasus Potongan Dana Pendidikan Cianjur, KPK Geledah 8 Lokasi

SENIN, 17 DESEMBER 2018 | 22:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan dalam kasus pemotongan dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Cianjur tahun 2018. Kasus ini telah menjerat Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar sebagai salah satu tersangka.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah menyebutkan dalam penyidikan itu tim KPK melakukan penggeledahan pada sejumlah lokasi mulai dari Sabtu (15/12) hingga Senin (17/12).

"Penyidik menggeledah tujuh lokasi di Cianjur dan satu lokasi Bandung," ujar Febri di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (17/12).


Lokasi yang digeledah antara lain Kantor Bupati, Kantor Dinas Pendidikan, hingga rumah Bupati di Campaka.

Selain itu, rumah kepala Dinas Pendidikan, Cecep; rumah Kabid SMP, Rosidin; rumah bendahara MKKS, Taufik Setiawan; rumah mantan tersangka, Bupati Cecep; dan rumah tersangka Cepy di Bandung.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka lain selain Irvan. Mereka di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Kab. Cianjur, Cecep Subandi (CS), Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Rosidin (ROS) dan Tubagus Cepy Sethady (TCS) yang merupakan kakak ipar Irvan.

Mereka diduga secara bersama-sama tersangka meminta, menerima, atau memotong pembayaran terkait DAK Pendidikan Kabupaten Cianjur dengan total 14,5 persen dari anggaran Rp 46,8 miliar. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya