Berita

Khitanan massal/Dok

Nusantara

75 Anak Ikuti Khitanan Massal Yayasan Al Iman Antara

MINGGU, 16 DESEMBER 2018 | 19:12 WIB | LAPORAN:

Sebagai bentuk silaturahmi antara dengan masyarakat sekitar, Yayasan Al Imam Antara di Bekasi, Jawa Barat menggelar khitanan massal, Minggu (16/12). Sebanyak 75 anak ikut dalam khitanan tersebut.

Ketua Yayasan Al Imam, Endang Usman mengatakan kegiatan tersebut telah digelar untuk kedua kali. Tahun lalu, acara diselenggrakan atas kerja sama Yayasan Al Imam dengan Forum Ukhuwah Orang Tua Murid TK dan SD Al Iman, mengkhitan 50 anak.

"Mudah-mudahan tahun depan bisa mengkhitankan 100 anak," harap Endang Usman seperti dalam keterangannya.


Dikatakan, peserta khitan anak usia TK sampai SD kelas 3. Khitan bersama ini dibantu olima dokter menggunakan metode sunat laser.

"Beberapa peserta menangis ketika akan dianastesi, namun terlihat tersenyum ketika keluar dari ruang sunat dan menerima bingkisan dari panitia," ujar Endang.

Ketua Panitia Khitanan, Syamsul Mu’arief mengatakan alasan kegiatan tersebut dilaksanakan pertengahan Desember lantaran bersamaan dengan masa libur sekolah.
Sebelumnya, pihak panitia hanya menyasar anak-anak sekitar Kompleks Antara. Namun ada beberapa peserta yang berasal dari luar lingkungan, seperti Pulogadung dan Kampung Makassar, Jakarta Timur.

"Panitia terpaksa menutup pendaftaran lebih cepat karena jumlah peminat melebihi kuota yang ditetapkan sebelumnya," kata dia.
 
Anggaran kegiatan sekitar Rp 75 juta berasal dari sumbangan pengurus dan pembina yayasan, orang tua murid TK dan SD IT Al Iman, serta warga kompleks dan sekitarnya.
Yayasan Al Iman Antara didirikan warga penghuni Kompleks LKBN Antara, Bintara Jaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Saat ini yayasan mengelola Masjid, TK dan SDIT Al Iman.

Rencananya, tahun 2019 mendatang Yayasan Al Imam akan membuka SMP IT Al Imam dan membuka lahan pemakaman untuk warga Komplek Antara dan sekitarnya. [lov]


 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya