Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Boeyoenq Dan Kekayaan Budaya Nusantara Di Atas Catwalk Moeslim Choice

KAMIS, 13 DESEMBER 2018 | 09:42 WIB | LAPORAN: INTANSARI FITRI

Namanya Raizal Rais. Di dunia fashion tanah air, ia dikenal sebagai Raizal “Boeyoenq”.

Pria berdarah Minang kelahiran Jakarta 64 tahun lalu ini adalah cerita lain di balik kemeriahan perayaan ulang tahun pertama Majalah Moeslim Choice di Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin Jakarta, tadi malam (Rabu, 12/12).

Penggagas Komunitas Disainer Etnik Indonesia (KDEI) itu sejak 12 tahun lalu mengalami permasalahan serius dengan indera penglihatannya.


Kini ia hanya bisa melihat berkas cahaya. Namun itu bukan kendala bagi Boeyoenq untuk terus berkarya.

“Saya merancang busana di pikiran saya, lalu saya sampaikan kepada istri dan asisten yang membantu,” ujar Boeyoenq.

Itu jawaban Boeyoenq atas pertanyaan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara tentang bagaimana ia bisa terus berkreasi di tengah kendala penglihatan.

“Proses kreatif ini tidak boleh berhenti,” ujar Boeyoenq yang baru-baru ini mulai memproduksi sandal Omiles dengan bahan yang bagus digunakan saat mengambil wudhu.

Dalam peringatan ulang tahun pertama Moeslim Choice itu, Boeyoenq mengkordinir peragaan busana. Dia menampilkan tiga busana muslim yang menggunakan kain batik Loempo dari Painan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Selain Boeyoenq, enam disainer lain yang menampilkan karya mereka adalah Ida Leman, Ratu Anita Soviah, Hida Jashari, Lily Maria Sari, Nia Hussain, dan  Dimas Mahendra.

Ida Leman mengangkat kembali baju kurung dengan songket Pandai Sikek juga dari Sumatera Barat. Sementara Ratu Anita Soviah pemilik merek The Royal Palembang mengangkat kain songket Sumatera Selatan yang bertabur emas dipadu kain polos hitam brokat.

Ida Jashari mengangkat kain Sulawesi dengan tenun Lagosi dicampur tenun bulu bermotif cobo-cobo. Lalu, Lily menampilkan busana dengan bahan batik Betawi bermotif buah silingkit yang biasa ditemukan di pesisir untuk pemerah kuku.

Karya-karya Nia Hussain diinspirasi kemegahan kerajaan-kerajaan Jawa, dan karya Dimas Mahendra menggunakan batik Kalimantan Utara bermotif Paren dari suku Dayak Kenya.

Ekonom Rizal Ramli memuji koleksi busana yang ditampilkan dalam fashion show ini.

“Menggambarkan kekayaan budaya bangsa kita. Indah sekali,” ujar Rizal Ramli.

Usai pergelaran show, Menkominfo Rudiantara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ekonom senior Rizal Ramli dan pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menyempatkan diri untuk berfoto bersama perancang dan peraga busana. [dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya