Berita

Retno Marsudi di KTT PBB/Kemenlu

Dunia

Menlu Retno Pimpin Sidang Pleno Perundingan Persetujuan Global Migrasi

SELASA, 11 DESEMBER 2018 | 07:27 WIB | LAPORAN:

Indonesia terpilih menjadi salah satu wakil presiden dari kawasan Asia Pasifik pada konferensi tingkat tinggi (KTT) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk mengesahkan Persetujuan Global Migrasi atau Global Compact on Migration (GCM) yang diadakan pada 10-11 Desember 2018, di Marrakesh, Maroko.

Selain itu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dipercaya memimpin sidang pleno dalam konferensi yang berhasil mengesahkan kesepakatan bersejarah mengenai tata kelola migrasi.

Menlu Retno menyampaikan bahwa saat ini dunia sangat membutuhkan kerangka kerja sama global untuk mengatasi tantangan migrasi internasional yang semakin kompleks.


"Tidak ada satu negara yang dapat mengatasi tantangan global migrasi, karena itu kerja sama dan kolaborasi adalah suatu keniscayaan," tegas Menlu Retno dalam pembukaan pidatonya di Marrakesh, Maroko, Senin (10/12) sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL dari Kemenlu RI.

Menlu Retno menegaskan bahwa perlindungan terhadap hak-hak migran juga sangat penting, terlepas dari status mereka. 

"Mekanisme untuk memberikan perlindungan dan bantuan kekonsuleran bagi para migran harus dibangun, termasuk melalui kesepakatan bilateral maupun regional. GCM diharapkan menjadi panduan dalam memajukan dan melindungi hak-hak migran, terutama pekerja migran," papar Menlu Retno.

“Pengesahan GCM hanya permulaan, pelaksanaannya adalah kuncinya” lanjut Menlu Retno.

Indonesia juga menekankan keterlibatan stakeholders juga sangat penting untuk mengelola isu migrasi, terlebih mengebai pentingnya peran migrasi dalam pembangunan.

"Remitansi yang dikirim oleh para migran terbukti mampu meningkatkan taraf hidup keluarga dan mendukung pembangunan baik di negara asal maupun tujuan. Migran adalah agen pembangunan yang berkontribusi besar dalam mendukung pencapaian Agenda Pembangunan berkelanjutan 2030," ujarnya.

Menlu Retno menjelaskan, Indonesia telah memiliki UU 18/2017 mengenai Perlindungan Pekerja Migran  yang merupakan kerangka legislasi komprehensif bagi perlindungan pekerja migran, dan di tingkat tanah air, Indonesia juga telah berhasil mendorong disahkannya Konsensus ASEAN mengenai Perlindungan dan Pemajuan Hak-Hak Pekerja Migran.

Konferensi Pengesahan Kesepakatan mengenai Migrasi Global ini dihadiri lebih dari 13 kepala negara dan pemerintahan, Sekjen PBB dan 117 pejabat setingkat Menteri dari 130 negara. Perundingan naskah GCM bukanlah perkara mudah. Perundingan ini membutuhkan waktu 18 bulan sejak Februari 2017 dan Indonesia telah terlibat aktif sejak awal perundingan. [wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya