Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

PAN Akui Fakta Trans Papua Yang Diungkap Natalius Pigai

JUMAT, 07 DESEMBER 2018 | 00:38 WIB | LAPORAN:

Pernyataan tokoh Papua Natalius Pigai tentang pemerintahan Joko Widodo yang baru membangun satu ruas jalan di Papua dibandingkan Susilo Bambang Yudhoyono dengan sembilan ruas jalan dipastikan benar adanya.

"Natalius Pigai itu tokoh yang sangat paham tentang pembangunan di Papua. Termasuk tentang Trans Papua yang panjang total seluruh ruasnya adalah 4329,55 kilometer," kata Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/12).

Dia menjelaskan, hingga akhir tahun 2014, ruas jalan yang sudah tersambung di Provinsi Papua dan Papua Barat adalah sepanjang 3263 kilometer.


Sementara, selama 2015-2018, pemerintahan Jokowi tercatat hanya membangun 150 kilometer jalur Trans Papua di Papua Barat. Kemudian di Provinsi Papua hingga akhir 2017 sudah dibangun 564 kilometer.

"Saya belum mendapatkan catatan realisasi pembangunan tahun 2018. Jadi terlepas dari gegap gempita pemberitaannya, total jalan Trans Papua yang tercatat sudah dibangun sejak 2015 adalah 714 kilometer. Itu pun belum teraspal semuanya, sebagian baru tahap sudah tembus," papar Dradjad. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya