Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Resah Judi Dibekingi Aparat, Warga Surati Kepala Staf Presiden

KAMIS, 06 DESEMBER 2018 | 11:38 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

RMOL.Warga Kabupaten Simalungun sangat resah dengan maraknya perjudian tebak angka atau yang kerap disebut toto gelap di wilayahnya. Curiga perjudian itu dibekiingi aparat, warga menulis surat  terbuka yang ditujukan kepada sejumlah instansi.

Surat terbuka itu  dikirim seorang warga bernama Dhayat yang ditujukan kepada Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Pangdam I/BB, Danrem 002/PT, Dandim 0207/SML, dan Relawan Jokowi serta Dewan Pengurus Daerah Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (DPD-JPKP) Kabupaten Simalungun.

Melalui surat itu, Dhayat meminta agar seluruh pihak terkait turun tangan melakukan penelusuran atas informasi tentang adanya dugaan seorang oknum aparat TNI berinisial S terlibat membekingi praktik judi tersebut.


“Kita memang ada menerima surat terbuka melalui surat elektronik, berasal dari warga Simalungun bernama Dhayat, yang isinya meminta agar dilakukan penelusuran atas informasi yang mereka peroleh tersebut," terang Wakil Ketua DPD JPKP Simalungun, AD Sitinjak,seperti dilansir RMOL Sumut, Kamis (6/12).

Sitinjak mengatakan, pihaknya mendukung apa yang dilakukan warga tersebut. Mereka juga sangat mendukung jajaran Kodam I/BB melakukan penelusuran atas informasi tersebut. Hal ini untuk menghindari adanya oknum yang melakukan tindakan tidak terpuji  dan menciderai institusi TNI.

"Perilaku oknum ini dapat mencoreng nama institusi, padahal sekarang ini rakyat Indonesia menaruh kepercayaan yang tinggi terhadap TNI," ujarnya.

Sitinjak mengatakan, dalam surat terbuka itu, pengirim tidak menuliskan identitasnya dengan jelas. Meski demikian, Sitinjak dapat memaklumi mengingat informasi yang disampaikannya tersebut sangat sensitif. Namun, kelengkapan identitas oknum yang diduga melakukan aksi pembekingan praktik judi tersebut menurutnya dapat menjadi modal penting bagi seluruh pihak terkait untuk melakukan penelusuran.

“Di surat elektronik dimaksud, jelas disebutkan identitas si oknum termasuk pangkat, NRP dan satuannya. Saya kira itu dapat menjadi informasi awal untuk melakukan penelusuran," pungkasnya.[yls]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya