Berita

Syaifullah Tamliha/Net

Politik

OPM Hanya Cari Panggung, Mereka Juga Sering Akal-Akalan

KAMIS, 06 DESEMBER 2018 | 09:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Jurubicara Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sanbom menyatakan tidak perlu pembangunan dari pemerintah Indonesia. Menurut dia, pemerintah Indonesia merupakan pemerintahan kolonial dan kemerdekaan Papua adalah harga mati.

Terkait hal itu, Anggota Komisi I DPR RI Syaifullah Tamliha menyebut bahwa OPM hanya sekadar cari panggung.

"Mereka hanya mencari panggung saja. Mereka juga sering akal-akalan saja melakukan demo di Eropa," kata politisi PPP itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/12).


Baca: OPM: Kami Tidak Butuh Pembangunan Pemerintah Kolonial

Tamliha yang pernah menyaksikan demo mereka di Polandia menuturkan hanya dilakukan oleh segelintir orang. Setelah diidentifkasi ternyata ada beberapa orang Afrika yang ikut di dalamnya agar terkesan ramai.

"Dari beberapa kesempatan kita sudah mengajak mereka untuk menyadari pentingnya membangun Papua lewat berbagai program pemerintah," ungkapnya.

Politisi asal Kalimantan Selatan menyebut komitmen pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini dalam membangun Papua sudah sangat besar.

"Bergabungnya Papua ke Republik Indonesia sudah final dan sekarang pemerintah tengah berupaya membangun infrastruktur untuk kesejahteraan masyarakat Papua," pungkasnya. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya