Berita

Laode Muhammad Syarif/RMOL

Hukum

Laode Syarif: Kalau Ada Kades Terima Uang Pengurusan KTP, CC Ke Media Sosial KPK

RABU, 05 DESEMBER 2018 | 14:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan megoptimalkan pemberdayaan media sosial dalam rangka kampanye antikorupsi.

Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif menyebutkan, penggunaan media sosial bukanlah hal baru bagi KPK walaupun perlu beberapa evaluasi.

Namun, penggunaan media sosial KPK perlu penyegaran dan pengevaluasian.


"Kalau kita lihat Twitter KPK itu bahasanya terlalu formal, kurang menghibur," ujar Laode di sela acara Hari Anti Korupsu Sedunia (Hakordia) 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (5/12).

Selain evaluasi internal, KPK juga ingin melibatkan masyarakat secara aktif dalam pemberantasan korupsi melalui media sosial.

Menurutnya, pengguna media sosial di Indonesia cukup besar jumlahnya. Tentu masyarakat yang menemukan adanya indikasi korupsi bisa melapor kepada KPK melalui media sosial tersebut.

"Misalnya ada kades (kepala desa) menerima uang untuk urus KTP di atas yang seharusnya, tulis saja terus CC ( carbon copy-teruskan) ke KPK, CC ke Kemendagri," tutup Laode.

Akun media sosial resmi KPK adalah @KPK_RI dan @kanal_kpk (Twitter), KomisiPemberantasanKorupsi (Facebook fanpage) dan KPK RI (Youtube). [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya