Berita

Laode Muhammad Syarif/RMOL

Hukum

Pimpinan KPK: Dulu Stasiun TV Cuma TVRI

RABU, 05 DESEMBER 2018 | 13:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Media massa saat ini berbeda jauh dengan zaman dulu dimana untuk memperoleh informasi hanya ada pintu dan itu sangat terbatas.

"Dulu masih ingat waktu saya masih kecil, dari Sabang sampai Merauke TV-nya satu aja, yaitu TVRI," ujar Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (5/12).

KPK memperingati Hari Anti Korupsi se Dunia (Hakordia) 2018 dengan berbagai kegiatan, seperti seminar antikorupsi dan Festival Media Digital Pemerintah.


Di masa sekarang, kata Syarief, masyarakat sudah memiliki banyak akses untuk mendapatkan berita. Termasuk juga beragamnya sudut pandang berita yang disampaikan.

"Sekarang TV kan sudah banyak, terus masing-masing TV punya cara pandang berbeda-beda," ungkapnya.

Baca: KPK Ajak Pemerintah Manfaatkan Media Sosial Kampanye Antikorupsi

Keberagaman informasi, lanjutnya, tidak lepas dari semakin bebasnya seseorang untuk memberikan pernyataan kepada publik melalui media.

Kondisi ini jauh berbeda khususnya dengan era awal media di Indonesia pada masa Orde Baru dimana pendaat publik sangat dibatasi. Bahkan untuk informasi dari pemerintah sekalipun.

"Pendapat pemerintah disampaikan kan oleh Harmoko sebagai Menteri Penerangan," tukas Laode. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya