Berita

Arsul Sani/Net

Politik

TKN Jokowi-Ma'ruf: Pilpres Bukan Adu Kekuatan Massa

RABU, 05 DESEMBER 2018 | 12:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Terkait tuntutan kepada kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk menggelar acara serupa Reuni Akbar 212 pada kampanye terbuka Maret 2019 mendatang menjadi perhatian publik.

Terutama Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang kemarin hadir di reuni itu juga harus bisa menghadirkan massa sejumlah itu atas nama dirinya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani mengingatkan agar kontestasi Pilpres ini merupakan ajang adu program dan gagasan bukan adu fisik seperti banyak-banyakan massa.


"Pilpres itu sekali lagi adalah tempat mengadu gagasan dan konsep, serta adu program. Bukan adu kekuatan fisik secara massa," ujar Arsul saat ditemui di komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (5/12).

Sekjen PPP ini meminta kepada kubu Prabowo-Sandi, seharusnya mengedepankan gagasan dan programnya bukan, bukan menonjolkan massa yang turun ke lapangan seperti itu.

Dia pun menghargai hak demokrasi massa yang dalam jumlah besar itu berkumpul di Monas untuk menyalurkan aspirasinya. Namun dia melihat tindakan seperti itu kurang produktif dalam alam demokrasi.

"Bahwa massa berkumpul dalam jumlah yang besar itu salah satu bentuk manifestasi demokrasi dan sudah dijamin dalam UUD, persoalannya itu produktif tidak untuk kehidupan berdemokrasi kita," pungkas Arsul, anggota Komisi III DPR itu. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya