Berita

Syahar Diantono/Net

Nusantara

Polri: Tidak Ada Penangkapan Mahasiswa Papua Di Surabaya

SENIN, 03 DESEMBER 2018 | 18:07 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Tidak ada penangkapan terhadap mahasiswa asal Papua di Surabaya, Jawa Timur (Minggu, 2/12). Polri pada saat itu hanya mengamankan mereka agar tidak terjadi bentrok antara mahasiswa dengan massa.

"Jadi kalau ada kabar soal penangkapan mahasiswa itu Polda Jatim mengatakan bahwa itu tidak benar," terang Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Syahar Diantono di Mabes Polri, Jakarta, Senin (3/12).

Seluruh mahasiswa tersebut saat ini telah dilepas dan dipulangkan ke tempatnya masing-masing. Pihaknya tidak merinci berapa jumlah mahasiswa yang telah dipulangkan.


Mantan Kapolresta Pasuruan ini mengatakan situasi di sekitar asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan sudah kondusif.

Hal lain yang diklarifikasi Syahar adalah soal warga negara Australia yang sempat diamankan bersama para mahasiswa.
"(WNA) sudah kita klarifikasi, tidak ada itu, tidak ada (kaitannya)," imbuhnya.   

Massa mengepung asrama mahasiswa Papua buntut dari aksi mereka pada 1 Desember di Jalan Pemuda. Suasana mencekam sempat mengiringi proses evakuasi mahasiswa asal Papua tersebut. Pasalnya, ratusan massa yang berasal dari berbagai ormas mengepung asrama.

Puluhan aparat kepolisian pun diturunkan untuk mengamankan jalannya evakuasi. Setelah mereka masuk ke dalam bus, rombongan dikawal oleh polisi bersenjata lengkap untuk keluar dari Kota Surabaya. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya