Berita

Johannes Budisutrisno Kotjo/Net

Hukum

SUAP PLTU RIAU 1

Johannes Kotjo Tahunya Uang Miliaran Adalah Bantuan Bukan Suap

SENIN, 03 DESEMBER 2018 | 16:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Pengusaha yang kini sudah jadi terdakwa, Johannes Budisutrisno Kotjo mengakui memberikan bantuan kepada Eni Maulani Saragih saat masih menjabat Wakil Ketua Komisi VII DPR.

Hal tersebut diungkapkan Kotjo yang duduk sebagai terdakwa kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 dalam sidang pembacaan pledoi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (3/12).

Meski begitu, pemilik saham Blackgold Natural Resources Ltd itu mengaku bahwa pemberian uang kepada Eni bukan suap tapi niat untuk membantu.


"Kalau saya tahu dari awal bantuan (uang kepada Eni) itu akan berpotensi masalah hukum seperti ini, mungkin saya akan berpikir ulang sebelum membantu (Eni)," ujar Kotjo.

Kotjo didawak telah memberikan dana suap untuk mendapatkan jatah pelaksanaan proyek PLTU Riau-1 kepada Eni senilai Rp. 4,75 miliar.

Eni dan Kotjo merupakan tersangka yang ditetapkan KPK dalam kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Selain keduanya, KPK juga menetapkan mantan Menteri Sosial, Idrus Marham sebagi tersangka dalam kasus yang sama.

Idrus diduga terlibat dalam suksesi kontrak jual beli tenaga listrik atau Power Purchase Agreement PLTU Riau-1 kepada pihak konsorsium. Imbalannya, Idrus diduga menerima jatah sebesar 1,5 juta dolar AS dari Johannes Kotjo. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya