Berita

Nusantara

Pelajaran Maulid, Perkuat Persaudaraan Untuk Wujudkan Kedamaian

SENIN, 03 DESEMBER 2018 | 14:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pesantren Al-Ma'hadul Islami Yayasan Pesantren Islam (YAPI) Bangil memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H di komplek pesantren Jalan Raya Kenep, Beji, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin (3/12).

Maulid dengan penceramah KH. Mahfudz Abdul Ghoni dari Jakarta dan Habib Ahmad Baraqbah dari Pekalongan ini dihadiri 3 ribuan umat Islam dari Jatim dan luar daerah.

Adapun tema maulid adalah, "Dengan Berteladan Kepada Rasulullah, Kita Pererat Persatuan Antara Umat Dalam Bingkai NKRI".


Ketua Panitia Maulid, Dr. Abdul Mukmin, M.Pd.I mengatakan, dasarnya pemilihan tema itu, atas keprihatinan terhadap fenomena belakangan ini.

"Baik di Timur Tengah dan di Indonesia sendiri," ujar Ustad Mukmin sesaat lalu.

Dimana akhir-akhir ini antara umat sangat mudah saling caci maki, saling menyalahkan, bahkan membunuh saudara seperti yang terjadi di Sampang.

"Kita berharap dari Maulid ini akan muncul rasa persaudaraan dan persatuan yang membuat kita pada kedamaian, ketentraman dan keamanan, apalagi di tahun politik seperti sekarang," ucap Ustad Mukmin.

Pada paparan ceramah KH. Mahfudz Abdul Ghoni dan Habib Ahmad Baraqbah, mereka menyampaikan keistimewaan sifat Rasulullah yang lemah lembut dan bisa mempersatukan.

Yayasan Pesantren Islam (YAPI) Bangil didirikan pada 21 Juni 1976 oleh Al-Marhum Ustadz Husein bin Abu Bakar Al-Habsyi. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya