Berita

Sidang Umum MCA/CNA

Dunia

Perhimpunan Tionghoa Malaysia Dorong Pembubaran Koalisi Barisan Nasional

SENIN, 03 DESEMBER 2018 | 08:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perhimpunan Tionghoa Malaysia (MCA) menyerukan pembubaran koalisi Barisan Nasional (BN) di Sidang Umum ke-65 partai itu yang digelar pada Minggu (2/12).

Partai ini dengan suara bulat mengeluarkan resolusi untuk memberdayakan komite pusatnya untuk memulai proses dan membentuk aliansi baru.

Diketahui, MCA, Malaysian Indian Congress (MIC) dan United Malays National Organisation (UMNO) bersama-sama membentuk koalisi BN yang mengalami kekalahan mengejutkan dalam pemilihan umum bulan Mei tahun ini atas Pakatan Harapan.


Presiden MCA Wee Ka Siong mengatakan, koalisi BN telah mengalami kemunduran signifikan dalam kekuasaan dan bahwa semua pihak komponen membutuhkan penilaian ulang untuk mengubah arah mereka sendiri.

“Dengan demikian, demi kebangkitan kembali, BN harus dibubarkan secara damai sehingga ada ruang kosong dalam transformasi dan upaya pembangunan kembali," ujar Wee seperti dimuat Channel News Asia.

“Ketika ada kesesuaian dan persamaan prinsip dan visi, maka aliansi politik (baru) dapat dibentuk kembali,” sambungnya.

Ketika ditanya oleh wartawan bagaimana pembubaran akan dilakukan dan apakah pertemuan akan diadakan dengan BN, dia hanya menjawab singkat.

"Kami tahu apa yang harus dilakukan," jelasnya.

Wee mengatakan resolusi itu disahkan setelah mendengar pandangan dari para delegasi partai di majelis.

“Dua belas dari mereka adalah orang muda dan mereka menjelaskan secara detail baik, buruk dan alasan untuk membuat keputusan ini," tuturnya.

“Mereka juga menyentuh masa depan partai dan tidak bertindak berdasarkan emosi. Jadi, setelah mempertimbangkan pandangan orang-orang muda ini serta politisi veteran yang ikut serta dalam perdebatan, resolusi ini telah disetujui," sambungnya,

Wee juga mengatakan bahwa semua orang yang hadir di majelis, kecuali satu orang, mengangkat tangan mereka untuk menandakan persetujuan mereka untuk menyetujui semua resolusi. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya