Berita

Jaya Suprana/RMOL

Jaya Suprana

Ilmu Pengetahuan Lestari Berkembang

MINGGU, 02 DESEMBER 2018 | 07:28 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

WAKTU terus berjalan maka jaman terus berubah. Perubahan zaman juga mengubah ilmu pengetahuan yang terus menerus lestari berkembang maka berubah tanpa henti seirama dengan perubahan zaman.

Soloensis


Di masa saya masih duduk di bangku SMA, guru sejarah saya mengajar saya tentang Homo erectus soloensis sebagai hominid atau manusia purba yang diperkirakan hidup di kawasan tepi sungai  Bengawan Solo purba pada Zaman Batu Tua atau Paleolitikum semasa dengan jenis manusia purba lainnya seperti  Pithecanthropus Erectus, Homo Wajakensis, Meganthropus paleojavanicus.


Fosil-fosil Homo Erectus Soloensis ditemukan di Ngandong (Blora), Sangiran, dan Kecamatan Sambungmacan (Sragen) oleh Ter Haar, Oppenoorth, dan Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald antara tahun 1931 sampai 1933.

Berdasar pengukuran dengan metode thermolumineskensa pada tahun 2011, para arkeolog untuk sementara memperkirakan fosil Homo Erectus Soloensis berusia antara 143.000 hingga 550.000 tahun. Perkiraan itu tentu saja masih akan berubah sesuai perkembangan teknologi dan metode pengukuran usia artefak dan fosil.

Floresiensis


Pada masa tahun 60-an abad XX tentu saya belum tahu bahwa kemudian pada awal abad XXI ditemukan fosil-fosil jenis manusia purba lain di Indonesia yang disebut sebagai Homo Floresiensis sebab ditemukan di Liang Bua, Flores.

Homo Floresiensis adalah nama yang diberikan oleh kelompok peneliti untuk spesies dari genus Homo, yang memiliki tubuh dan volume otak kecil, berdasarkan serial subfosil sisa-sisa tubuh yang belum sepenuhnya membatu dari sembilan individu yang ditemukan.

Kesembilan sisa-sisa tulang itu menunjukkan postur paling tinggi sepinggang manusia modern sekitar 100 sentimeter maka popular dengan sebutan Hobbit manusia kerdil dari legenda Lord of The Rings.

Polemik
 

Para pakar antropologi dari tim gabungan Australia dan Indonesia berargumen dengan menggunakan berbagai ciri-ciri, baik ukuran tengkorak, ukuran tulang, kondisi kerangka yang tidak memfosil, serta temuan-temuan sisa tulang hewan dan alat-alat di sekitarnya.

 Masih sengit diperdebatkan mengenai apakah kekerdilan Homo Floresiensis akibat penyakit atau tidak. Usia serial kerangka ini (untuk sementara) diperkirakan berasal dari 94.000 hingga 13.000 tahun yang lalu.

Mengenai kebenaran sejarah dan arkeologi, masyarakat awam memiliki hak demokratis untuk percaya atau tidak kepada pernyataan mereka yang dianggap dan menganggap diri mereka sebagai ilmuwan atau ahliwan. Maka sampai masa kini di Amerika Serikat masih ada masyarakat yang percaya bahwa bentuk planet bumi tidak bulat. [***]


Penulis adalah pembelajar perkembangan ilmu pengetahuan
 

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya