Berita

Ali Hassan Khalil/Reuters

Dunia

Bank Dunia Dorong Lebanon Bentuk Pemerintah Baru

JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 | 21:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bank Dunia dan pelaksana tugas Menteri Keuangan Lebanon,  Ali Hassan Khalil, satu suara menyerukan menyerukan pembentukan pemerintah baru setelah setengah tahun kebuntuan politik.

Pembentukan pemerintah baru dinilai penting untuk menghentikan kebingungan atas masalah ekonomi.

Hampir tujuh bulan sejak pemilihan parlemen, diketahui Perdana Menteri Saad al-Hariri telah membentur tembok dalam usahanya untuk membentuk pemerintah persatuan nasional ketika faksi-faksi politik berdesakan untuk posisi dalam kabinet baru.


Menteri Keuangan Ali Hassan Khalil dan Wakil Presiden Bank Dunia untuk Timur Tengah dan Afrika Utara Ferid Belhaj mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pemerintah baru diperlukan segera,

"Untuk mengakhiri kebingungan atas situasi keuangan dan ekonomi dan untuk menghasilkan iklim keyakinan tentang masa depan proyek yang dijadwalkan untuk Lebanon," bunyi pernyataan bersama itu seperti dimuat Reuters.

Para politisi telah berulang kali memperingatkan ada risiko krisis ekonomi jika pemerintah tidak segera dibentuk.

Bank Dunia sendiri telah berkomitmen memberikan 2,2 miliar dolar AS untuk proyek-proyek di Lebanon termasuk transportasi dan penciptaan lapangan kerja.

Selain itu, lebih dari 11 miliar dolar A pendanaan donor internasional yang dijanjikan pada bulan April juga bergantung pada pemerintah baru yang membuat komitmen nyata untuk reformasi ekonomi. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya