Berita

Launching Kopi Abah di Cirebon/Net

Nusantara

Kopi Abah Diharapkan Bisa Jadi Kail Santri Untuk Berwirausaha

JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 | 17:08 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anak muda yang tergabung dalam Santri Millenial Center (Simac) konsisten menjalankan program pemberdayaan ekonomi umat.

Setelah di awal bulan November kemarin melakukan launching Kopi Abah di Bekasi, kini demam Kopi Abah sudah mewabah di Cirebon.

Presiden Direktur Simac, Gus Rohman mengatakan launching Kopi Abah di Cirebon merupakan rangkaian acara yang akan dilaksanakan dibeberapa titik kota lain seperti Jakarta, Bandung, Depok, Cirebon, Bali, Pasuruan, Probolinggo, Tangerang dan Papua.


Kopi Abah diharapkan bisa menjadi kail untuk para santri terjun ke dunia wirausaha, apalagi bagi santri kopi sudah sangat akrab dalam kehidupan sehari-hari.

Selain launching kedai Kopi Abah, acara juga diselingi dengan diskusi tentang "Arus Baru Ekonomi Indonesia". Hadir sebagai pembicara Gus Syauqi Ma'ruf Amin (pembina Simac) dan Febri Wibawa Parsa (Sekjen Akurindo-Asosiasi Kelompok Usaha Rakyat Indonesia).

Gus Syauqi memaparkan bahwa penting untuk untuk mendorong anak-anak muda terutama kalangan santri menggeluti dunia wirausaha. Potensi anak muda yang begitu besar ini ditangkap oleh Simac untuk menjadi wadah berdiskusi, bertukar pikiran, dan memulai aksi untuk berwirausaha dalam Gerakan Santri Wirausahawan (Gus Iwan).

Sedangkan Febri Wibawa Parsa menerangkan bahwa gerakan santri wirausaha membutuhkan asuransi dalam prosesnya. Karena unit usaha mikro ini sangat butuh untuk didampingi baik dalam akses modal sampai akses pasar. Dengan adanya asuransi akan memberikan kenyamanan bagi para calon pendukung akses modal.

Di akhir sesi Simac memberikan apresiasi kartu Gus Iwan terhadap sepuluh santri-santri di Cirebon. Kartu ini sebagai aktivasi bagian dari Simac dan dapat difungsikan untuk akses modal, pelatihan dan pembinaan. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya