Berita

Dunia

Parlemen Sri Lanka Bersiap Loloskan Gaji Menteri

JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 | 12:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parelemen Sri Lanka diperkirakan akan meloloskan rencana pemotongan gaji menteri dan biaya perjalanan dalam sebuah sesi yang digelar sore ini (Jumat, 30/11).

"Sekretaris untuk setiap dan semua kementerian tidak memiliki wewenang untuk menyetujui pembayaran untuk gaji Menteri, Menteri Negara, Wakil Menteri dan staf pribadi mereka dan juga dilarang membiayai pengeluaran yang dikeluarkan dalam perjalanan luar negeri, perjalanan udara internal termasuk penggunaan helikopter,” begitu bunyi sebuah kertas pesanan merinci gerakan untuk dibacakan pada sesi parelemen hari ini (Jumat, 30/11).

"Setiap orang yang melakukan tindakan apa pun yang melanggar resolusi ini akan ditangani sesuai dengan hukum," sambung kertas yang sama seperti dimuat Reuters.
Sri Lanka diketahui telah terkunci dalam kemacetan politik selama lebih dari sebulan sejak Presiden Maithripala Sirisena menggantikan mantan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe dengan Rajapaksa, yang kemudian dua kali dipecat oleh parlemen tetapi menolak mengundurkan diri.

Sri Lanka diketahui telah terkunci dalam kemacetan politik selama lebih dari sebulan sejak Presiden Maithripala Sirisena menggantikan mantan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe dengan Rajapaksa, yang kemudian dua kali dipecat oleh parlemen tetapi menolak mengundurkan diri.

Negara-negara asing belum mengakui pemerintahan baru.

Para loyalis Rajapaksa memboikot pemungutan suara pada hari Kamis untuk memotong anggaran Perdana Menteri, yang melampaui 123 suara di parlemen yang beranggotakan 225 orang, dengan alasan gerakan itu tidak sah karena tinjauan hukum yang sedang berlangsung atas tindakan presiden. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya