Berita

Dunia

Michael Cohen Mengaku Berbohong Pada Kongres Soal Proyek Trump Di Rusia

JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 | 12:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Salah satu penasihat terdekat Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Michael Cohen mengaku pernah berbohong di Kongres soal komunikasi yang dijalin dengan pejabat Rusia terkait dukungan dalam pemilu 2016 lalu.

Cohen mengaku bahwa dia pernah membuat pernyataan palsu untuk menghalangi penyelidikan Trump atas keterlibatan Rusia dalam kampanye pemilu 2016 lalu.

Cohen mengatakan dia membuat pernyataan palsu untuk menghalangi penyelidikan Trump-Rusia dan untuk melindungi Trump, yang diidentifikasi di pengadilan sebagai "Individu 1".
"Saya membuat pernyataan ini konsisten dengan perpesanan politik Individu 1 dan kesetiaan dengan Individu 1," kata Cohen kepada pengadilan federal di Manhattan pada Kamis (29/11).

"Saya membuat pernyataan ini konsisten dengan perpesanan politik Individu 1 dan kesetiaan dengan Individu 1," kata Cohen kepada pengadilan federal di Manhattan pada Kamis (29/11).
 
Meski begitu, dia tidak mengatakan bahwa Trump mengarahkannya untuk berbohong.

The Guardian
memuat, perkembangan itu menandakan bahaya hukum bagi Trump, yang kepresidenannya telah dikepung oleh penyelidikan penasihat khusus Robert Mueller tentang apakah tim kampanyenya berkolusi dengan campur tangan Rusia dalam pemilu Amerika Serikat tahun 2016.

Di luar Gedung Putih, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Cohen adalah orang yang lemah dan bukan orang yang sangat pintar. Trump juga mengklaim bahwa Cohen berbohong untuk mengamankan hukuman yang dikurangi untuk kejahatan lain. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya