Berita

Curtis Miner/Net

Hukum

Masih Ada Titik Terang Untuk Ungkap Kecelakaan Lion Air PK-LQP

JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 | 12:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Di tengah kebingungan yang meruak menyusul perubahan kesimpulan Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) atas sebab-sebab kecelakaan Lion Air PK-LQP tanggal 29 Oktober lalu, titik terang masih didapatkan dari upaya hukum yang tengah dilakukan pihak keluarga salah seorang korban.

Keluarga dr. Rio Nanda Pratama, salah seorang korban dalam penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng menuju Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, dibantu oleh pengacara kondang Hotman Paris mencari keadilan di balik tragedi ini.

Hotman Paris menggandeng beberapa kolega terpercayanya dari berbagai kantor hukum di Amerika Serikat, seperti kantor hukum Ribbeck Law Chaartered, kantor hukum Colson Hick Eidson, dan kantor hukum Bartlet Chen.


Dalam keterangan yang diterbitkan kantor hukum Colson Hicks Eidson tanggal 15 November lalu, disebutkan bahwa mereka sudah mendaftarkan kasus ini ke Pengadilan Chicago di Illinois, Amerika Serikat.

Dalam keterangan yang dirilis kantor hukum Colson Hicks Eidson pertengahan November lalu, pengacara Curtis Miner mengatakan bahwa pihaknya telah mendaftarkan kasus ini ke pengadilan.

Kantor hukum Colson Hicks Eidson dalam keterangan itu juga mengatakan, sistem otomatis yang digunakan Boieng 737 MAX 8 yang seharusnya membuat pesawat lebih aman, bisa jadi malah menjadi trigger atau penyebab kecelakaan.

Mereka juga mengutip pernyataan Federal Aviation Administration (FAA) pada tanggal 7 November 2018 bahwa sistem tersebut menciptakan “unsafe condition”.

“Penyelidik pemerintah biasanya tidak akan menentukan siapa yang salah (dalam kecelakaan ini), dan kompensasi yang adil kepada keluarga korban tidak akan diberikan oleh oleh penyelidik pemerintah. Inilah peran penting private lawsuit di dalam tragedi seperti ini,” ujar Curtis Miner. [dem]

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya