Berita

Dunia

Erdogan: Pembelian Sistem Rudal Rusia Tidak Gunakan Dolar AS

KAMIS, 29 NOVEMBER 2018 | 21:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Ankara akan melakukan jual-beli sistem rudal pertahanan udara S-400 canggih buatan Rusia tidak menggunakan dolar AS. Pembelian akan dilakukan dengan mata uang nasional, baik lira Turki atau rubel Rusia.

Berbicara kepada wartawan sebelum berangkat ke KTT G20 di Argentina pada hari Kamis (29/11), Erdogan mengatakan, komposisi mata uang terakhir belum disepakati. Tetapi dia menegaskan bahwa pengiriman S-400 akan dilakukan pada tahun 2019.

"Pembelian sistem S-400 harus dilakukan dengan penggunaan mata uang nasional. Pengalihan sistem ini ke Turki harus diselesaikan pada akhir 2019 setelah ketentuan mengenai pemukiman dengan penggunaan mata uang nasional, yang kami sarankan dari awal, akan dilaksanakan oleh upaya menteri keuangan dan bank sentral dari dua negara,” kata Erdogan seperti diberitakan Press TV.



Hal senada telah lebih dulu diungkapkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Pada Rabu (28/11), Putin mengatakan tidak mungkin untuk menutup perjanjian S-400 dengan Turki dalam dolar. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya