Berita

Kapal induk/The Guardian

Dunia

Jepang Segera Punya Kapal Induk Pertama Sejak Perang Dunia Kedua

KAMIS, 29 NOVEMBER 2018 | 18:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jepang untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia Kedua akan memiliki setidaknya satu kapal induk.

The Guardian (Kamis, 29/11) mengabarkan, pemerintah Jepang akan memperbarui dua kapal induk kelas Izumo yang sudah ada sehingga mereka dapat mengangkut dan meluncurkan jet tempur.

Dengan memperbaiki dua kapal berkelas Izumo setinggi 248 meter, yang masing-masing dapat membawa hingga 14 helikopter, Jepang pada dasarnya akan mendapatkan kapal induk pertamanya sejak akhir perang.


Rencana tersebut diprediksi akan dimasukkan dalam panduan pertahanan baru yang akan dirilis bulan depan.

Sebelumnya, pekan ini, surat kabar bisnis Nikkei melaporkan bahwa Jepang siap untuk membeli 100 jet siluman F-35 dari Amerika Serikat dengan biaya lebih dari 8,8 miliar dolar AS.

Pesanan yang dilaporkan adalah tambahan dari 42 jet F-35 yang telah dibeli dari Amerika Serikat sebelumnya.

Sebelumnya pada September lalu, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mengatakan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa peralatan militer berkualitas tinggi akan penting untuk memperkuat pertahanan Jepang.

Pemerintah Jepang sebelumnya telah mengesampingkan perolehan kapal induk, mengikuti konsensus pasca perang yang menyebut bahwa kemampuan kapal dapat diartikan sebagai ofensif, dalam kemungkinan pelanggaran konstitusi "pasifis" negara.

Namun, dalam kertas putih pertahanan terbaru, Jepang mencatat bahwa China telah membeli dan membangun kapal induk untuk memungkinkannya memperluas ke perairan Pasifik dekat pulau-pulau barat daya Jepang yang terpencil.

Peningkatan aktivitas angkatan laut China di perairan jauh dari pantainya telah menambah ketegangan bilateral atas Senkakus, pulau tak berpenghuni di Laut China Timur yang dikelola oleh Jepang tetapi diklaim oleh China, di mana mereka dikenal sebagai Diaoyu.

"Sangat diharapkan Izumo dapat digunakan untuk berbagai tujuan," kata Menteri Pertahanan, Takeshi Iwaya pekan ini. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya