Berita

Konflik di Yaman/Net

Dunia

Lima Senator AS Penentang Resolusi Yaman Pernah Terima Sumbangan Saudi

KAMIS, 29 NOVEMBER 2018 | 17:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya lima dari 37 Senator Republik yang memilih menentang resolusi yang membatasi keterlibatan Amerika Serikat dalam perang di Yaman telah menerima sumbangan kampanye dari kelompok-kelompok lobi pro-Saudi.

Kelima senator Republik itu adalah Roy Blunt, John Boozman, Richard Burr, Mike Crapo dan Tim Scott. Mereka menerima kontribusi keuangan dari perusahaan yang mewakili kepentingan Saudi antara tahun 2016 dan 2017.

Begitu bunyi penyelidikan terbaru yang dilakukan oleh Pusat Kebijakan Internasional (CIP) pekan ini.


Kelima orang itu memberikan suara menentang pada pemungutan suara di Senat kemarin (Rabu, 28/11) tas resolusi itu. Resolusi tersebut jika disahkan, akan memaksa Amerika Serikat untuk membatasi dukungannya terhadap koalisi Saudi dalam perang di Yaman.

Pemerintahan Presiden Donald Trump sebelumnya mengancam akan memveto resolusi jika lolos.

Data CIP menemukan bahwa Blunt, salah satu dari dua Senator dari Missouri, menerima setidaknya 19.200 dolar AS dalam kontribusi kampanye dari perusahaan yang mewakili Arab Saudi pada tahun 2017.

Sedangkan Boozman, Burr, Crapo dan Scott, masing-masing mewakili Arkansas, North Carolina, Idaho dan South Carolina, menerima kontribusi mulai dari 1.000 hingga  2.500 dolar AS antara tahun 2016 dan 2017.

Menurut data yang sama, merujuk pada engungkapan kepada Departemen Kehakiman yang tersedia melalui Pusat Alat Tunggu Lobi Luar Negeri Politik Responsif, tahun lalu, Saudi menghabiskan setidaknya 24 juta dolar AS untuk mempengaruhi kebijakan Amerika Serikat dan opini publik.

Menurut CIP, seperti dimuat Al Jazeera, hal itu membuat Saudi salah satu dari 10 negara teratas menghabiskan pengaruh dan lobi di Amerika Serikat.

Namun sumbangan politik Saudi tampaknya tidak banyak berpengaruh ke pemungutan suara di Senat Amerika Serikat kemarin.

Pasalnya, sebanyak 63 senator mendorong resolusi itu diloloskan dan 37 senator menolak. Dengan demikian, mayoritas senator Amerika Serikat setuju agar Amerika Serikat membatasi diri dalam koalisi pimpinan Saudi di Yaman. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya