Berita

Kereta cepat China/Net

Dunia

China Segera Realisasikan Jalur Kereta Cepat Bawah Laut

KAMIS, 29 NOVEMBER 2018 | 17:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China baru-baru ini merilis proyek terbaru untuk membangun rute kereta berkecepatan tinggi bawah laut.

Jalur ini akan menghubungkan Ningbo, sebuah kota pelabuhan di selatan Shanghai, ke Zhoushan, yang merupakan sebuah wilayah di lepas pantai timur.

Dikabarkan CNN, terowongan kereta cepat bawah air ini diusulkan akan menjadi bagian dari jalur sepanjang 77 kilometer dari jalur kereta Yong-Zhou untuk meningkatkan pariwisata dan mempersingkat perjalanan di Provinsi Zhejiang.


Rencana pembangunan itu pertama kali disebutkan dalam rencana transportasi pemerintah pada tahun 2005. Namun studi kelayakan rencana Kereta Api Yong-Zhou baru disetujui oleh Beijing pada bulan November.

Dalam rute kereta api sepanjang 77 km ini, jalur sepanjang 70,92 km akan dibangun baru, termasuk bagian bawah laut sepanjang 16,2 km.

Ketika selesai, jalur Yong-Zhou akan menghubungkan Stasiun East Ningbo dan Stasiun Zhoushan dengan kereta api berkecepatan tinggi yang mencapai kecepatan maksimum 250 kilometer per jam.

Rute baru, yang menghubungkan ke jaringan rel kecepatan tinggi yang luas di Tiongkok, akan mengangkut para pelancong dari Hangzhou ke Zhoushan dalam 80 menit.

Perjalanan saat ini memakan waktu sekitar 4,5 jam dengan bus atau 2,5 jam perjalanan dengan kendaraan pribadi.

Tujuh stasiun direncanakan untuk seluruh rute, ini, termasuk empat stasiun baru dan tiga stasiun yang dikembangkan kembali.

Selain terowongan bawah laut, jembatan rel jalan akan dibangun untuk menghubungkan bagian-bagian jalur tersebut. [mel] 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya