Berita

MBS dan Raja Mohammed VI/Net

Dunia

Raja Maroko Tolak Permintaan Kunjungan Putra Mahkota Saudi?

RABU, 28 NOVEMBER 2018 | 08:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) tengah melakukan tur resmi ke sejumlah negara sejak akhir pekan kemarin.

Negara-negara yang dia kunjungi adalah Mesir, Bahrain, Uni Emirat Arab, Tunisia, dan Aljazair. Maroko tidak masuk ke dalam daftar tersebut.

Hal itu sempat memicu spekulasi pekan lalu yang menyebut bahwa Arab Saudi mengambil langkah-langkah hukuman terhadap berbagai posisi Maroko yang tidak selaras dengan kepentingan strategis Riyadh, terutama dalam koalisi pimpinan Saudi di Yaman dan dalam perseteruan Saudi dengan Qatar.


Namun portal berita online Maroko, Moroccoworldnews awal pekan ini mengabarkan bahwa MBS tidak memasukkan Maroko ke dalam daftar negara yang dikunjungi, karena Raja Maroko, Raja Mohammed VI menolak audiensi.

Kabar tersebut merujuk pada sumber pemerintah anonim yang dekat dengan informasi tersebut.

Menurut sumber tersebut, Maroko tidak siap untuk menjadi tuan rumah MBS pada titik kritis.

Namun, Raja Mohammed VI tidak menolak permintaan kunjungan MBS secara langsung. Melainkan dengan cara memunculkan jadwal yang padat pada saat MBS meminta kunjungan dan audiensi dengan Mohammed VI. Hal itu menunjukkan bahwa pertemuan antara keduanya tidak memungkinkan terjadi.

Raja Mohammed VI, kata sumber tersebut, menawarkan agar MBS bertemu dengan Moulay Rachid, saudara diplomat Raja, bila Putra Mahkota tetap ingin melanjutkan kunjungan. MBS menolak alternatif Raja Mohammed VI itu.

Tur yang tengah dilakukan oleh MBS kali ini diketahui merupakan tur luar negeri perdananya setelah kasus pembunuhan wartawan senior Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul awal Oktober lalu. Kasus itu memicu spekulasi global soal keterlibatan MBS dalam pembunuhan. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya