Berita

Airbus A330neo

Dunia

Maskapai Portugal Yang Pertama Gunakan Airbus A330neo

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 | 19:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Maskapai penerbangan TAP Air Portugal telah menerima A330neo, sebuah pesawat lorong ganda generasi terbaru.

Sebagai maskapai pertama yang menerima pesawat tersebut, TAP Air Portugal akan dapat lebih dulu memanfaatkan keunggulan pesawat ini, seperti pengoperasian yang ekonomis, jarak tempuh yang lebih jauh, hingga kabin baru Airspace dari Airbus yang menawarkan kenyamanan terbaik bagi penumpang. Maskapai asal Portugal ini akan menerima hingga 20 unit A330-900 di tahun-tahun yang akan datang.

A330-900 pertama TAP Air Portugal ini merupakan pesawat sewa dari Avolon, sebuah perusahaan leasing. Juga dikenal sebagai A330neo, pesawat ini memiliki 298 kursi dalam pengaturan tiga kelas yang nyaman, mencakup 34 kursi kelas bisnis full-flat, 96 kursi kelas ekonomi plus, dan 168 kursi kelas ekonomi.


Kabin Airspace dari Airbus menambah kenyamanan penumpang dengan menawarkan ruang yang lapang, kompartemen di atas kursi yang lebih luas, penerangan yang canggih, dan sistem hiburan serta konektivitas terkini. Pesawat ini akan melayani rute penerbangan yang menghubungkan Portugal dengan Amerika dan Afrika.

"Kami dengan gembira menyambut Airbus A330-900 pertama ini ke dalam armada kami yang terus berkembang. Operasional pesawat ini, yang mana begitu ekonomis dan efisien, akan mendorong bisnis kami ke depan," kata CEO TAP Air Portugal, Antonoaldo Neves, Selasa (27/11).

"A330neo akan memberikan kami keleluasaan operasional karena memiliki banyak kesamaan dengan armada Airbus yang telah beroperasi bersama kami. Pesawat ini adalah yang pertama yang dilengkapi dengan kabin Airspace, sebuah konsep kabin baru yang diwujudkan untuk menunjang ambisi TAP untuk menawarkan produk terbaik di industri penerbangan bagi para penumpang," lanjut Antonoaldo Neves.

President Airbus Commercial Aircraft, Guillaume Faury menambahkan, penyerahan A330neo pertama kepada pelanggan setia Airbus, TAP Air Portugal, merupakan pencapaian yang penting bagi Airbus.

"Melalui inovasi yang berkelanjutan, A330neo, pesawat lorong ganda terbaru kami, akan memberikan kualitas dan efisiensi maksimal bagi para maskapai, juga kenyamanan lebih bagi para penumpang. Pencapaian ini membawa kami satu langkah lebih dekat menuju visi Airbus untuk menciptakan industri penerbangan yang berkelanjutan," ujar Guillaume Faury.

A330neo adalah pesawat generasi baru yang akan melanjutkan kesuksesan A330 dengan memanfaatkan teknologi A350 XWB. Pesawat ini memadukan mesin generasi terbaru Rolls-Royce Trent 7000 yang sangat efisien dengan sayap besar yang dioptimalkan secara 3 dimensi.

Pesawat ini juga dilengkapi sharklet baru untuk kinerja aerodinamika terbaik. Seluruh penyempurnaan ini menghasilkan penghematan konsumsi bahan bakar yang signifikan hingga 25 persen jika dibandingkan dengan pesawat kompetitor generasi sebelumnya yang berukuran sama. Selain itu, composite nacelles baru, pylon titanium, serta teknologi air inlet yang bebas hambatan melengkapi A330-900 dengan aerodinamika dan akustik termutakhir.

Saat ini, armada pesawat Airbus TAP Air Portugal terdiri dari 72 pesawat (18 A330, 4 A340, dan 50 keluarga A320). Armada pesawat lorong tunggal yang dioperasikan TAP Air Portugal mencakup 22 A319ceo, 21 A320ceo, 4 A321ceo, 1 A320neo, dan 2 A321neo yang diserahkan baru-baru ini.

Pesawat A330 adalah salah satu keluarga pesawat lorong ganda yang paling populer. Keluarga A330 telah dipesan setidaknya 1.700 kali oleh 120 pelanggan. Lebih dari 1.380 pesawat A330 telah terbang bersama lebih dari 128 operator di seluruh dunia. Pesawat A330neo merupakan anggota terbaru keluarga pesawat lorong ganda Airbus yang terkemuka, bersama A350 XWB dan A380.

Semua pesawat ini menyediakan ruang serta kenyamanan yang tak tertandingi yang dikombinasikan dengan tingkat efisiensi yang belum pernah ada sebelumnya. Pesawat-pesawat lorong ganda oleh Airbus juga memiliki kemampuan jarak tempuh yang tak tertandingi. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya