Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/Rep

Politik

MUKTAMAR PEMUDA MUHAMMADIYAH

Jokowi Tidak Diundang, Kabar Dahnil Dilarang Masuk Lokasi Muktamar Hoax

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 | 17:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tidak benar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dilarang masuk ke lokasi Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah di Yogyakarta.

"Kami pastikan itu hoax," kata Ketua PP Pemuda Muhammadiyah sekaligus Sekretaris Panitia Muktamar, Ichsan Marsha, Selasa (27/11).

Pernyataan Ichsan ini membantah video viral berdurasi 44 detik yang menyebut Dahnil dilarang masuk arena Muktamar yang juga dihadiri Presiden Joko Widodo.


"Itu kejadiannya saat Pak JK membuka Muktamar, bukan pelarangan ketum. Lagian pada pembukaan Muktamar kali ini kami tidak mengundang Bapak Presiden," ujar dia.

Jelas Ichsan, video yang viral hari ini kejadiannya adalah kemarin. Saat itu, Dahnil melakukan lobi-lobi dan menenangkan peserta Muktamar yang protes dilarang masuk oleh Pasukan Pengamanan Presiden.

Mereka dilarang masuk karena sesuai protap tidak boleh membawa tas dan alat komunikasi ke arena Muktamar. Tapi setelah lobi-lobi, akhirnya tas dan HP dibolehkan masuk pasca dilakukan pemeriksaan.

"Jadi itu kejadiannya, bukan ada pelarangan seperti yang viral hari ini," demikian Ichsan Marsha.

Hari ini, panitia Muktamar menggelar ceramah kebangsaan yang menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Hukum, HAM dan Kebijakan Publik, Busyro Muqoddas, dan sidang-sidang komisi. Untuk pemilihan ketua umum dijadwalkan besok. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya