Berita

Ketua DPR Zulkifli Hasan/RMOL

Duel Maut Di Sampang, Ketua MPR: Jangan Memanas-Manasi

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 | 13:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Perkelahian di Sampang, Madura, Jawa Timur yang menimbulkan korban jiwa lantaran berbeda pilihan dalam pilpres menuai keprihatinan.

Ketua MPR, Zulkifli Hasan mengutuk keras perkelahian tersebut. Menurut Zulkifli, insiden tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan demokrasi di Indonesia.

"Pilpres ini cara kita ber-Pancasila dan berdemokrasi untuk bersatu berdaulat adil dan makmur," ujar Zulhas di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/11).


Ketua Umum PAN itu mengimbau masyarakat tidak saling memprovokasi pada situasi menjelang pilpres seperti saat ini.

"Janganlah memanas-manasi. Silakan kalau perlu ada harapan baru silakan, mau yang A silakan, mau yang B silakan," tegas Zulhas.

Aksi duel berujung maut terjadi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Aksi bermula dari debat panas saling menantang di media sosial Facebook lalu karena beda pilihan di pilpres 2019.

Subaidi, seorang tukang gigi, tewas setelah tubuhnya ditembus peluru panas dengan pistol rakitan milik Andika, pelaku. Korban warga Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, batal mendatangi pasiennya di Desa Sukobanah Laok, Rabu (21/11) siang.

Di tengah jalan, dia bertemu pelaku, pria pemilik akun Facebook yang menantang korban lewat komentar di status Facebook.

Keduanya pun terlibat duel. Korban membawa senjata tajam dan pelaku membawa pistol rakitan. Akhir cerita, pelaku menembak dada korban hingga tembus ke punggung dan korban pun tewas.

"Dalam hitungan jam, Polres Sampang berhasil membekuk pelaku," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, Sabtu (24/11). [lov]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya