Berita

Busyro Muqoddas/Net

Politik

Muktamar Pemuda Muhammadiyah Diwarnai Money Politic

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 | 12:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Muhammadiyah dan organisasi otonomnya selama ini punya pengalaman yang baik dalam setiap pelaksanaan suksesi kepemimpinan. Tidak ada money politic alias politik uang.

"Sebagai organisasi dakwah, Muhammadiyah dan ortomnya seperti Pemuda Muhammadiyah alhamdulillah pada umumnya mulai dari dulu clean and clear," kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ketua Bidang Hukum, HAM dan Kebijakan Publik, Busyro Muqoddas.

Hal itu disampaikan Busyro dalam seminar "Membangun Integritas Bangsa" dalam rangkaian agenda Muktamar Pemuda Muhammadiyah 2018 di Yogyakarta (Selasa, 27/11).


Busyro menyampaikan demikian menjawab pertanyaan sejumlah peserta Muktamar yang meresahkan adanya dugaan politik uang dalam Muktamar saat ini. Mereka meminta nasihat kepada Busyro bagaimana mencegahnya.

Busyro menegaskan politik uang merupakan bentuk penghinaan. Kader Pemuda Muhammadiyah jangan mau dihina. Karena itu harus ditolak dengan tegas.

"Diproses secara internal. Diusut duitnya dari mana. Tapi jangan dipukul. Saya yakin tidak akan terjadi (politik uang) di Muktamar. Kalau ada, tolak dengan tegas. Tapi jangan pakai kekerasan," tegasnya.

Dia juga menepis anggapan pemberian tiket dan fasilitas dari para calon sebagai bentul taawun atau tolong menolong seperti disinggung oleh peserta.

"Omong kosong itu. Taawun itu untuk kebaikan dan taqwa. Jangan taawun untuk perbuatan dosa dan permusuhan," pungkas Busyro, mantan pimpinan KPK itu. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya