Berita

Hukum

SP3 Penggelapan Uang SOGSI Diadukan Ke Propam

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 | 17:21 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Penghentian perkara dugaan penggelapan uang PT. SPIE OIL and Gas Service Indonesia (SOGSI) berbuntut panjang. Selain praperadilan, pelapor membuat pengaduan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

"Sudah dilaporkan ke Propam Polda Metro Jaya pertengahan November," kata pengacara pelapor PT SOGS, Iming Tesalonika, dalam keterangannya, Senin (26/11).  

Dia menjelaskan ada anomali di balik keputusan Direskrimum Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) antara lain penyidik mempermasalahkan legal standing pelapor.


Pelapor sudah menunjukkan akta pendirian PT SOGS dan penunjukan pelapor sebagai direktur PT SOGS. Namun, salah satu penyidik justru tetap menyebut kalau pelapor tidak memiliki legal standing," katanya.

"Pelapor disebut tanpa legal standing tanpa menghadirkan ahli hukum perseroan terbatas. Menurut kami kekeliruan kalau tanpa keterangan ahli," imbuhnya.

Iming sepakat bila Propam Polda Metro Jaya meminta untuk mengkonfrontirnya dengan penyidik yang menangani kasus dengan terlapor Samir Abbes.

Kasus ini bermula saat Samir sebagai Country Manager PT SOGSI di Indonesia melakukan tindakan mengambil uang perusahaan 65 ribu dolar AS atau setara Rp 1 miliar. Samir menyebutnya untuk mengurus pajak.

Uang diklaim Samir untuk mengurus persoalan pajak tapi tidak jelas untuk urusan pajak apa karena tidak ada bukti setor pajak ke KPP. Dalam catatan pembukuan internal ditulis dana itu untuk konsultan pajak tapi celakanya sama sekali tidak ada jasa konsultasi pajak yang diterima PT SOGSI.
Baca: SP3 Kasus Penggelapan Uang SOGSI Digugat Praperadilan
"Kami akan jelaskan dengan detil, kami juga ingin membantu memperbaiki harkat martabat Polri," tukas Iming.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya