Berita

Moon Jae In dan anak anjing yang baru dilahirkan/BBC

Dunia

Anjing Hadiah Perdamaian Dari Kim Jong Un Melahirkan Enam Anak

MINGGU, 25 NOVEMBER 2018 | 20:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Korea Selatan Moon Jae In, untuk pertama kalinya merilis foto-foto anak-anak anjing yang dilahirkan oleh salah satu anjing hadiah perdamaian dari Korea Utara.

Untuk diketahui, Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, mengirim dua anjing kepada Moon sebagai bagian dari upaya untuk mempromosikan perdamaian di tengah pencairan hubungan di semenanjung Korea beberapa bulan lalu.

Anjing hadiah dari Kim diberi nama Gomi dan Songgang. Keduanya merupakan anjing pemburu Pungsan. Gomi, sang anjing betina, melahirkan tiga anak anjing betina dan tiga anak anjing jantan.


Presiden Moon berbagi foto-foto anjing-anjing yang baru dilahirkan itu melalui sosial media Twitter resmi Blue House pada hari ini (Minggu, 25/11).

"Karena masa kehamilan anjing adalah sekitar dua bulan, Gomi pasti datang kepada kami (dalam kondisi) hamil," begitu kabar yang disampaikan melalui Twitter.

"Saya berharap hubungan antar-Korea akan seperti ini," sambungnya seperti dimuat BBC.

Beberapa hari setelah anak-anak anjing lahir, Korea Selatan menerbangkan pesawat militer yang dipenuhi dengan jeruk keprok ke Pyongyang.

Korea Utara sebelumnya mengirim jamur pinus ke perbatasan setelah pertemuan puncak antara kedua pemimpin.

Gomi dan Songgang bergabung dengan hewan peliharaan Presiden Moon lainnya, termasuk anjing penyelamat, Tory. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya